Siswa Baru SMA Negeri 1 Waingapu dapat Materi WawasanKebangsaan dari Dandim Sumba Timur

350 siswa baru dan panitia SMA Negeri 1 Waingapu, diberikan materi wawasan kebangsaan oleh Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Inf. Johan A.P. Marpaung,

Siswa Baru SMA Negeri 1 Waingapu dapat Materi WawasanKebangsaan dari Dandim Sumba Timur
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
Dandim Sumba Timur Johan A.P. Marpaung sedang memberikan materi wawasan kebangsaan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Sebanyak 350 siswa baru dan panitia SMA Negeri 1 Waingapu, diberikan materi wawasan kebangsaan oleh Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Inf. Johan  A.P. Marpaung, S.Ip.

Kegiatan itu berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Waingapu, Jalan Majapahit No 1, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kamis (11/7/2019).

Adapun hadir dalam kegiatan itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Waingapu,
Iputu Gede,S.Pd, Pasiter Kodim 1601 Sumba Timur, Kapten Inf. Samiun, Ketua Komite dan anggota, para guru, panitia, dan para siswa baru.

Dandim Johan kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (12/7/2019) mengatakan materi wawasan kebangsaan yang diberikan kepada para siswa baru itu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru Tahun Ajaran 2019/2020.

Johan juga mengatakan, dalam menyampaikan materi tersebut, ia juga menjelaskan tugas TNI sesuai UU nomor 34, serta memperkenalkan satuan-satuan TNI. Negara Indonesia sangat luas merupakan Negara kepulauan dengan beragam suku, agama, ras, dan budaya, sehingga sebagai warga negara perlu menjaga kerukunan.

TMMD Merintis Keluarnya Desa Netemnanu Utara dan Desa Nunuana dari Keterisolasian

Dukung Pemerintah dalam Pembangunan, Bupati Alor Amon Djobo Apresiasi Kodim 1622/Alor

Menurutnya, permasalahan yang saat ini terjadi yaitu banyaknya negara-negara luar yang ingin menguasai sumber daya alam Indonesia, sehingga sebagai waega Negara perlu untuk selalu waspada.

"Generasi milenial saat ini ketergantungan terhadap alat komunikasi (HP) dan internet. Bahaya Narkoba yang sangat membahayakan generasi milenial yang dapat merusak masa depan generasi milenial. Empat pilar pemersatu bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, dengan harapan kedepan kepada generasi mari menciptakan rasa persatuan dan kesatuan bangsa seperti yang didengungkan oleh Presiden pertama Ir. Soekarno,"ungkap Johan.

Johan juga mengajak para siswa baru agar selalu berpikir bijak, cerdas, jangan muda terpengaruh terhadap budaya asing, hindari pergaulan bebas, kriminal dan Miras. Selain itu, berlaku jujur, ramah dan sopan santun sejak dini, bersaing sehat di lingkungan sekolah, dan tertib berlalu lintas.

"Sebagai pelajar harus bekali diri dengan ilmu pengetahuan,"tambahnya. (*)

  

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved