Polres TTU Kembali Tangani Kasus Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur

Polres Timor Tengah Utara (TTU) membenarkan telah menerima laporan mengenai kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawa umur

Polres TTU Kembali Tangani Kasus Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H, SIK, MH. 

Polres TTU Kembali Tangani Kasus Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Polres Timor Tengah Utara (TTU) membenarkan telah menerima laporan mengenai kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawa umur yang terjadi Desa Maurisu di Kecamatan Bikomi Selatan, Rabu (10/7/2019).

"Kejadian itu ada, tadi malam baru di laporkan dan kita sudah terima laporannya," kata Kapolres TTU AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Kamis (11/7/2019).

Rishian menjelaskan, pihak penyidik polres Kabupaten TTU telah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan terutama telah dilakukan kepada pelapor.

"Baru pelapor yang baru kita periksa, nah dari pelapor ini nanti baru kita ketahui berapa yang akan kita jadikan sebagai saksi," ungkapnya.

Rishian menambahkan, pihak penyidik juga belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, namun korban dan pelapor juga telah mengetahui keberadaan korban.

"Kita belum lakukan pemeriksaan terhadap terlapor, tapi korban kenal dengan pelaku, sehingga aman," terangnya.

Polisi Buru Pelaku Penikamamn di TTU

Diberitakan sebelumnya, seorang pria diadukan ke Polres Kabupaten TTU karena diduga melakukan tindakan yang tidak bermoral.

Pria yang diketahui berinisial SP diadukan ke polisi lantaran diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap anak dibawa umur. Korbannya adalah LK yang masih berusia lima tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, kejadian tersebut bermula ketika ibu korban yang berinisial MK baru pulang dari Kantor Desa Maurisu di Kecamatan Bikomi Selatan.

Saat tiba di rumah, sang ibu melihat korban yang merupakan putranya sedang menangis persis di samping rumahnya. Saat ditanya perihal kenapa sampai menangis, dengan polos korban mengaku perbuatan pelaku.

Seorang Pria di Biboki Utara Kabupaten TTU Tewas Ditikam

Pada saat itu, korban mengaku bahwa pelaku telah memasukan kemaluan ke anusnya sehingga terasa sakit. Atas perbuatan bejat itu, korban mengalami luka sobek pada anusnya.

Tidak terima dengan perbuatan bejat pelaku, sang ibu langsung mendatangi ruang SPK Mapolres TTU untuk melaporkan kejadian tersebut supaya diproses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved