Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Hingga Meninggal Dunia di Biboki Selatan TTU

Penangkapan terhadap pelaku penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia dilakukan oleh Anggota Unit Buru Sergap dan Anggota Polsek Lurasik

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Hingga Meninggal Dunia di Biboki Selatan TTU
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto. 

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Hingga Meninggal Dunia di Biboki Selatan TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pihak kepolisian dari Polres Kabupaten TTU telah menangkap pelaku penganiayaan berat hingga meninggal dunia di Kampung Bakan, RT 011/RW 004, Kelurahan Boronubaen Timur, Kecamatan Biboki Utara pada, Kamis (11/7/2019) malam.

Kapolres TTU AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan hal itu kepada Pos Kupang melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (12/7/2019) pagi.

Rishian mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia dilakukan oleh Anggota Unit Buru Sergap (Buser) dan Anggota Polsek Lurasik.

"Terkait dengan pelaku penganiayaan berat di Biboki Selatan sudah kami tangkap. Unit Buser dan anggota Polsek Lurasik sudah menangkap pelaku tadi malam," ungkapnya.

Rishian menambahkan, anggota unit Buser dan anggota dari Polsek Lurasi menangkap pelaku dengan sangat cepat, karena pada saat itu pelaku masih berada di seputar Kecamatan Biboki Selatan.

"Jadi lokasi penangkapan pelaku yang dilakukan oleh anggota unit Buser dan Polsek Lurasik masih di seputar wilayah Kecamatan Biboki Selatan," ungkapnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Kabupaten TTU. Kali ini kasus penganiayaan berat tersebut terjadi di Kampung Bakan, RT 011/RW 004, Kelurahan Boronubaen Timur, Kecamatan Biboki Utara.

Korban diketahui bernama Albert N. Fallo (52), warga dari Kampung Bakan, RT 011/RW 004, Kelurahan Boronubaen Timur, Kecamatan Biboki Utara, sedangkan pelaku bernama Oktavianus Manu yang berasal dari daerah yang sama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pada saat sebelum kejadian korban, saksi, dan pelaku sedang mengikuti sosialisasi pendapatan kepemilikan tanah dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten TTU, Rabu (10/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved