Parade Kuda Sandelwood, Penunggang Kuda Perankan Lima Tradisi Sumba Timur

Sebanyak 250 ekor kuda sandel asli Sumba terlibat dalam Parade Kuda pada kegiatan Festival Sandelwood dan Expo Tenun Ikat Sumba Tahun 2019.

Parade Kuda Sandelwood, Penunggang Kuda Perankan Lima Tradisi Sumba Timur
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat sedang naik kuda. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Sebanyak 250 ekor kuda sandel asli Sumba terlibat dalam Parade Kuda pada kegiatan Festival Sandelwood dan Expo Tenun Ikat Sumba Tahun 2019.

Kegiatan Parade Kuda itu berlangsung di bukit padang savana Puru Kambera, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (12/7/2019) siang.

Adapun hadir dalam kegiatan tersebut gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, Tenaga Ahli Manteri Bidang Manajemen Kalender of Event Kementerian Pariwisata RI Dra. Esthy Reko Astuty, M.Si, ketua DPRD Sumba Timur Drh. Palulu Pabundu Ndima, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Wayan Darmawa, Wabup Sumba Barat, dan pimpinan Forkompimda Sumba Timur, serta para fotografer, tamu undangan lain, serta para wisatawan lokal dan mancanegara.

Pantauan POS-KUPANG.COM, kegiatan Parade Kuda tersebut dilepas oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sumba Timur Umbu Maramba Meha di bukit savana Puru Kambera.

Kemudian, ratusan kuda dan para penunggang melakukan pawai menyisiri padang savana itu hingga finish di bibir pantai Puru Kambera dengan jarak sekitar 2 kilometer lebih.

Saat sampai di finish, para penunggang bersama kudanya disambut oleh gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat, bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, dan para tamu undangan di panggung kehormatan.

Batal Terima Honor,13 Anggota Eks Satpol PP Sumba Barat Daya Kecewa ,Simak Beritanya

Ini Bocoran Susunan Kabinet Kerja, Presiden Jokowi Ungkapkan Banyak Menteri Lama Bertahan

Seleksi Calon Pimpinan KPK: 5 Pegawai KPK Kandas, Seluruh Jenderal Polisi Lolos, TNI Gagal

Diduga terkait Suap Reklamasi, KPK Tahan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun

Adapun parade kuda itu dibagi dalam lima kelompok yakni kelompok Kecamatan Pandawai, Kambera, Kota Waingapu, Kanatang, dan Kecamatan Haharu.

Masig-masing kelompok pada setiap Kecamatan, para penunggang kuda melakukan peran masing-masing sesuai acara tradisi dan budaya Sumba Timur. Ada lima peran yang diperagakan dalam parade kuda itu.

Untuk barisan pertama sebagai kelompok utama dari Kecamatan Kambera. Untuk kelompok ini berperan dalam acara papanggang atau penguburan Raja ala orang Sumba.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved