Calon Pimpinan DPRD NTT dari PKB Sudah Selesai Fit and Proper Test di Jakarta

tiga nama calon pimpinan yang diusulkan adalah, Yohanes Rumat, Yunus Naisunis dan Aloysius Malo Ladi.

Calon Pimpinan DPRD NTT dari PKB Sudah Selesai Fit and Proper Test di Jakarta
ISTIMEWA
Yohanes Rumat (tengah) usia fit and proper test di DPP PKB, Rabu (10/7/2019) 

Calon Pimpinan DPRD NTT dari PKB Sudah Selesai Fit and Proper Test

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Calon pimpinan DPRD NTT periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT telah megikuti fit and proper test di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2019 lalu.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Jumat (12/7/2019), ada tiga nama yang berkembang dari PKB NTT untuk masuk menjadi unsur pimpinan DPRD NTT periode 2019-2024.

Komposisi pimpinan DPRD NTT Periode 2019-2024 akan dikendalikan oleh PDIP, Golkar, Nasdem dan PKB.
Dari Fraksi PKB DPRD NTT, ada tiga nama yang akan dijagokan, yakni Yohanes Rumat, Aloysius Malo Ladi dan Junus Naisunis.

Ketiga nama ini sudah dikirim untuk mengikuti fit and proper test di DPP PKB.

Yohanes Rumat salah satu calon pimpinan DPRD NTT mengatakan, mereka sudah selesai mengikuti fit and proper test.

"Kami sudah selesai mengikuti fit and proper test di DPP PKB," kata Yohanes.

Ketua DPW PKB NTT, Yucun Lepa mengatakan, tiga nama calon pimpinan yang diusulkan adalah, Yohanes Rumat, Yunus Naisunis dan Aloysius Malo Ladi.

"Tiga nama ini sudah kami kirim ke DPP PKB danereka sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Ini dilakukan agar calon pimpinan DPRD harus mengikuti aturan baik aturan di partai maupun di lembaga," kata Yucun.

Dia mengatakan, selain calon pimpinan DPRD NTT, pihaknya juga mengusulkan calon pimpinan bagi DPRD kabupaten dan kota.

"Tentu saat fit and proper tes, DPP PKB pasti akan tanya ke saya,soal beberapa pertimbangan, seperti aspek keseimbangan," katanya.

Dia mengatakan, jika dalam penentuan pimpinan, tentu PKB akan melihat dari aspek keterwakilan wilayah.
Dia mengatakan, PKB akan melihat soal keterwakilan wilayah, sehingga bisa mengakomodir faktor keseimbangan.

Bupati Soliwoa Lantik Dua Orang Ini Jadi Kepala Dinas, Siapa Mereka?

Satu Pekan Bulan Juli 2019, Dua Warga Flores Timur Hilang di Laut

Guru dari Kabupaten Flores Timur Wakili NTT di Residensi Penggiat Literasi Nasional

"Saya contohkan, jika PDIP usulkan pak Nelson Matara atau ibu Emelia Nomleni, Golkar usulkan ibu Inche ,NasDem usulkan pak Chris Mbieik, maka tentu PKB akan melihat keterwakilan dan keseimbangan," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved