Selasa, 2 Juni 2026

Kenali Jenis, Perilaku dan Penanganan Jika Terjadi Pelecehan Seksual, Jangan Diam!

Kenali Jenis, Perilaku dan Penanganan Jika Terjadi Pelecehan Seksual, Jangan Diam!

Tayang:
kolase
ilustrasi pelecehan seksual 

 Kenali Jenis, Perilaku dan Penanganan Jika Terjadi Pelecehan Seksual, Jangan Diam!

POS-KUPANG.COM -  Kenali Jenis, Perilaku dan Penanganan Jika Terjadi Pelecehan Seksual, Jangan Diam!

Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi kasus pelecehan seksual yang dialami oleh sejumlah artis, khususnya artis perempuan di Indonesia.

Pelakunya bisa siapa saja seperti fans, teman, hingga keluarga sendiri seperti mantan suami atau mantan istri.

Yang namanya pelecehan atau kekerasan seksual itu sebenarnya bukan hanya terjadi pada perempuan, melainkan juga pria.

Perilaku ini tentu tidak bisa dibiarkan, sebab kebanyakan korban akan mengalami trauma yang berkepanjangan, mulai dari depresi dan gangguan lain.

Ramalan Zodiak Cinta, Kamis 11 Juli 2019, Capricorn Jangan Sampai Kehilangan, Cancer Jangan Kuatir

VIDEO: RM BTS Makin Ganteng, Kecerdasannya pun Mumpuni, ARMY Sudah Tahu?

Bagaimana jenis, perilaku dan penanganan yang mesti dilakukan jika mengalami pelecehan seksual?

Komnas Perempuan menjelaskan, pelecehan seksual merujuk pada tindakan bernuansa seksual yang disampaikan melalui kontak fisik maupun non-fisik, yang menyasar pada bagian tubuh seksual atau seksualitas seseorang.

Tindakan ini termasuk siulan, main mata, komentar atau ucapan bernuansa seksual, mempertunjukkan materi-materi pornografi dan keinginan seksual, colekan atau sentuhan di bagian tubuh, gerakan atau isyarat yang bersifat seksual.

Tindakan tersebut mengakibatkan rasa tidak nyaman, tersinggung, merasa direndahkan martabatnya, dan mungkin hingga menyebabkan masalah kesehatan dan keselamatan. Pelecehan seksual bukan semata tentang seks.

Heboh! 9 Artis Perempuan Indonesia Pernah Alami Pelecehan, Siapa saja mereka?

Galih Ginanjar Resmi Jadi Tersangka Video Bau Ikan Asin, Begini Reaksi Fairus A Rafiq

Inti dari masalah ini adalah penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas, meskipun pelaku mungkin mencoba untuk meyakinkan korban dan dirinya sendiri bahwa hal yang ia lakukan sebenarnya adalah ketertarikan seksual dan keinginan romantis semata.

Kebanyakan pelecehan seksual dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan. Namun, ada juga kasus pelecehan perempuan terhadap laki-laki, dan juga dengan sesama jenis (baik sesama laki-laki maupun perempuan).

Berdasarkan Kategorinya, pelecehan seksual dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:

1. Pelecehan gender :

Pernyataan dan perilaku seksis yang menghina atau merendahkan wanita.

Artinya bahwa pemberian komentar bernada menghina terhadap gender tertentu bisa masuk dalam kategori pelecehan seksual.

Misalnya, pelecehan, penghinaan, ataupun merendahkan wanita, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

Ada beberapa contoh pelecehan gender yang bisa terjadi, mulai dari komentar menghina, gambar dan tulisan yang merendahkan wanita, hingga lelucon atau humor yang menyinggung wanita yang membuat siapapun mendengarnya merasa malu.

2. Perilaku menggoda :

Perilaku seksual yang menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan.

Pelecehan seksual juga bisa terjadi karena adanya perilaku menggoda, baik di tempat umum maupun di lingkungan kerja atau sekolah.

Contohnya termasuk mengulangi ajakan seksual yang tidak diinginkan, memaksa untuk makan malam, minum, atau kencan, mengirimkan surat dan panggilan telepon yang tak henti-henti meski sudah ditolak, serta ajakan lainnya.

3. Penyuapan seksual:

Permintaan aktivitas seksual atau perilaku terkait seks lainnya dengan janji imbalan.

Ini mungkin dilakukan secara terang-terangan atau secara halus.

Pelecehan seksual juga berupa ajakan untuk melakukan hubungan intim dengan menjanjikan imbalan tertentu.

Dalam beberapa kasus, imbalan yang sudah dijanjikan bisa saja tidak pernah diberikan.

4. Pemaksaan seksual:

Pemaksaan aktivitas seksual atau perilaku terkait seks lainnya dengan ancaman hukuman.

Memaksa seseorang untuk melakukan aktivitas seksual juga masuk dalam jenis pelecehan seksual yang bisa terjadi.

Apalagi jika pemaksaan ini juga disertai dengan ancaman hukuman tertentu dan membuat korban merasa takut dan tidak memiliki kekuatan untuk menolak ajakan tersebut.

Contohnya seperti evaluasi kerja yang negatif, pencabutan promosi kerja, dan ancaman pembunuhan.

5. Pelanggaran seksual:

Pelanggaran seksual berat (seperti menyentuh, merasakan, atau meraih secara paksa) atau penyerangan seksual.

Gandeng Cewek Cantik, Hotman Paris Hutapea Beli Ikan Asin Sambil Nyeletuk Begini

Ramalan Zodiak Cinta, Kamis 11 Juli 2019, Capricorn Jangan Sampai Kehilangan, Cancer Jangan Kuatir

* Menurut perilakunya, pelecehan seksual dibagi menjadi 10 jenis, yaitu:

Komentar seksual tentang tubuh seseorang

1. Ajakan seksual

2. Sentuhan seksual

3. Grafiti seksual

Isyarat seksual

Lelucon kotor seksual

Menyebarkan rumor tentang aktivitas seksual orang lain

Menyentuh diri sendiri secara seksual di depan orang lain

Berbicara tentang kegiatan seksual sendiri di depan orang lain

Menampilkan gambar, cerita, atau benda seksual

* Apa yang harus dilakukan jika kamu merasa dilecehkan?

Tidak cara yang sama untuk menanggapi pelecehan.

Setiap situasi berbeda bentuknya, dan hanya kamu yang dapat mengevaluasi masalah dan memutuskan respon terbaik.

Yang jelas, mengabaikan pelecehan tidak akan menyebabkan masalah hilang begitu saja.

Yang paling penting adalah jangan sesekali menyalahkan diri sendiri atas masalah yang terjadi, karena ini bukan salah kamu. Tempatkan kesalahan pada tempatnya, yaitu di orang yang telah melecehkan kamu.

Menyalahkan diri sendiri dapat menyebabkan depresi dan hal itu tidak akan membantu dalam menghadapi situasi.

Berbagai strategi yang dapat dilakukan: Mengatakan “tidak” kepada peleceh secara tegas. Beri tahu seseorang atas peristiwa yang menimpa kamu, jangan menyimpannya untuk diri sendiri.

VIDEO: RM BTS Makin Ganteng, Kecerdasannya pun Mumpuni, ARMY Sudah Tahu?

VIDEO: Siti Badriah Dilecehkan Fans, Kenapa Bisa, Begini Cerita Sebenarnya

Dengan berdiam diri, masalah tidak akan terselesaikan. Kemungkinan yang dapat membantu adalah bahwa kamu bukan satu-satunya korban yang dilecehkan.

Berbicara dapat membantu dalam menemukan dukungan dan juga melindungi orang lain agar tidak menjadi korban selanjutnya. Mencari tahu siapa yang bertanggung jawab untuk menangani pelecehan di daerah atau lokasimu.

Hampir semua organisasi memiliki kebijakan untuk kasus pelecehan seksual. Jika kamu mengalami tekanan psikologis yang parah, kamu mungkin dapat berkonsultasi pada psikolog atau terapis yang profesional akan kesehatan mental dan mengerti masalah yang disebabkan oleh pelecehan seksual.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Banyak Jenis Pelecehan Seksual, Apa Sajakah?", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/01/25/144511220/ada-banyak-jenis-pelecehan-seksual-apa-sajakah

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved