Ini Penjelasan Polisi Terkait Penemuan Mayat di Nagekeo,Yuk Simak!

Kapolsek Aesesa AKP Ahmad, SH mengungkapkan, pihaknya sudah mengevakuasi sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Ini Penjelasan Polisi Terkait Penemuan Mayat di Nagekeo,Yuk Simak!
istimewa
 Suasana di TKP penemuan mayat laki-laki Desa Tedakisa Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Rabu (10/7/2019). 

Ini Penjelasan Polisi Terkait Penemuan Mayat di Nagekeo,Yuk Simak!

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kapolsek Aesesa AKP Ahmad, SH mengungkapkan, pihaknya sudah mengevakuasi sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Diketahui identitas mayat tersebut adalah Yosep Tote Kepa (35) warga Kampung Anamenge Desa Tedakisa Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Menurut AKP Ahmad, Yosep ditemukan sudah tak bernyawa di kebun Madho.

Korban ditemukan tewas disebuah genangan air belas kali kering di Madho Desa Tedakisa Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Rabu (10/7/2019).

AKP Ahmad menjelaskan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Theresia Dede (70) yang merupakan mertua dari korban.

Lanjut AKP Ahmad, saksi-saksi yaitu Martinus Meka (35) dan Kristoforus Djo (34) yang merupakan warga Kampung Anamenge Desa Tedakisa.

"Berdasarkan informasi dari saksi saudara Theresia Dede yang merupakan mertua korban bahwa korban keluar dari rumah sejak hari Minggu tanggal7 Juli 2019 menuju kebun milik mertuanya yang terletak di Madho Desa Tedakisa Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo," ujar AKP Ahmad.

Ia menerangkan kemudian seterusnya korban tidak lagi kembali ke rumah. Selasa 9 Juli 2019 anak korban atas nama Inda yang berumur 10 tahun dimintai bantuan oleh ibu perawat di Poskesdes Tedakisa untuk memanggil bapaknya (korban).

Istri korban hendak melahirkan karena tidak ada yang mau hantar ke Puskesmas Danga Kota Mbay.

"Namun setelah di cek anaknya di kebun, korban tidak ditemukan, sehingga keesokan harinya Rabu 10 Juli 2019 mertuanya (Theresia Dede) langsung mengecek sendiri korban di kebun dan ternyata setelah dicek korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dikerumuni lalat dan belatung. Kemudian menyampaikan informasi ini ke kepala desa tedakisa untuk selanjutnya menyampaikan ke pihak berwajib," ujarnya.

Ia mengatakan ketika mendapatkan informasi, pihaknya langsung mendatangi TKP di Desa Tedakisa, mengevakuasi jenazah, membuat laporan dan membawa jenazah ke RSD Aeramo untuk otopsi.

Selanjutnya, pihak keluarga langsung membawa pulang jenazah ke Kampung Anamenge Desa Tedakisa.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved