Iban Medah Koordinasi Percepatan Pembangunan NTT dengan Pemkab Kupang

Tim Percepatan Pembangunan NTT yang dipimpin Drs. Ibrahim Agustinus Medah atau Iban Medah mendatangi Pemkab Kupang.

Iban Medah Koordinasi Percepatan Pembangunan NTT dengan  Pemkab Kupang
POS KUPANG/EDY HAYON
Ketua Tim Percepatan Pembangunan NTT, Iban Medah dalam pertemuan yang dimoderatori Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, di Oelamasi, Kamis (1172019) 

Iban Medah Koordinasi Percepatan Pembangunan NTT dengan  Pemkab Kupang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I OELAMASI- Tim Percepatan Pembangunan NTT yang dipimpin Drs. Ibrahim Agustinus Medah atau Iban Medah mendatangi Pemkab Kupang.

Kehadiran tim untuk saling koordinasi dalam menjawabi harapan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat untuk peningkatan ekonomi petani.

Fokus program utama lebih pada bidang pertanian terutama pengembangan komoditi jambu mente, kemiri, kopi,  kakao, rumput laut dan kelor.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan NTT, Iban Medah dalam pertemuan yang dimoderatori Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, juga dihadiri pimpinan OPD di Oelamasi, Kamis (11/7/2019) membeberkan apa yang rencana dan target yang akan dicapai dalam kurun waktu kepemimpinan gubernur NTT saat ini.

Menurut mantan Bupati Kupang dua periode ini, 
kehadiran tim ini untuk memperkenalkan tim sekaligus membahas saling koordinasi program. Dijelaskannya, dalam tim ini ada yang disebut Koordinator Wilayah dan Koordinator Komoditi.

Tugasnya adalah mendampingi program sampai betul-betul diterima masyarakat dalam mengembangkan komoditi.

"Tim akan sosialisasi komoditi dan kawal bersama masyarakat. Targetnya, komoditi yang akan dikembangkan berhasil selama tiga tahun. Ada beberapa komoditi yang minimal dikelola petani di desa yaknikomoditi jambu mente, kemiri, kopi,  kakao, rumput laut dan kelor," katanya.

Warga Amerika Kagum Dengan Budaya Sumba

Menurut mantan Ketua DPRD NTT ini, tim dalam melaksanakan tugas bertanggung jawab penuh  ke gubernur. Tim bertugas mengelola program sedangkan dana langsung ditangani birokrasi yang bertanggungjawab dalam pekerjaannya berkaitan dengan komoditi.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved