Hilang di Perairan Kangean, Jawa  Timur, Haru  Biru Selimuti Rumah Siswa  SMKN  1 Larantuka-Flotim

Suasana haru memenuhi kediaman Herman Mendi Benekikus, dan Maria Natalia Rina Tube, Rabu (10/7/2019) sore Wita di Kota Sauh, Kelurahan Sarot

Hilang di Perairan Kangean, Jawa  Timur, Haru  Biru Selimuti Rumah Siswa  SMKN  1 Larantuka-Flotim
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
Tekla Mangota  Hilda Benekikus,  kakak kandung   Yoseph Barti Raimundus Benekikus mencium tangan  Wakil  Bupati Flores  Timur, Agus Boli,   Rabu   (10/7/2019)   sore mengunjungi kediaman  mereka  di Kelurahan  Sarotari,  Kota Larantuka,  Pulau  Flores. 

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA----Suasana  haru memenuhi kediaman Herman  Mendi Benekikus, dan  Maria   Natalia Rina Tube,  Rabu   (10/7/2019) sore  Wita di  Kota Sauh, Kelurahan Sarotari, Kecamatan  Larantuka, Pulau  Flores.

Rumah  ini  adalah kediaman siswa SMKN  1   Larantuka   di Watowiti, Kabupaten Flores  Timur (Flotim),  Yoseph Barti Raimundus Benekikus,  hilang di  perairan  Kangean,   Madura, Jawa Timur,  Minggu  (7/7/2019). Hingga hari  keempat pencarian, Raimundus  menjalani  praktek kerja  industri  (Prakerin)   di  Kapal Ikan  Mina  Rahayu, belum  ditemukan.

Kemarin sore, Wakil  Bupati  Flotim, Agus  Payong  Boli  mengunjungi  kediaman  Herman.  Ini kunjungan kedua setelah Selasa  (9/7/2019),  untuk  membawa   bantuan  darurat   yang dijanjikanya.  Wabup datang   bersama   Kadis Sosial  Flotim.

Tekla Mangota  Hilda Benekikus,  kakak kandung  Raimundus tak kuasa  menerima  kehadiran rombongan  Wabup Flotim. Matanya  merah  menahan  tangis. Sang  mama  Maria Natalia tak bisa  menemuinya,kondisinya  lemas  di dalam rumah.

Diamankan KPK dalam OTT, Inilah Kebijakan Gubernur Kepri yang Jadi Sorotan

Jenderal Bintan Tiga ini Diperiksa TGPF, Sebelumnya Menjabat Mantan Kapolda Metro Jaya

Sejak musibah menimpa anaknya, Maria Natalia tak bisa menelan makanan. Sang   suami  telah berangkat ke Pati, Jawa Tengah menyaksikan  pencarian  anaknya.

"Bantuan ini bukan apa-apa. Ini murni kemanusiaan menolong keluarga sambil menunggu proses pencarian,” kata  Agus  Boli.

Agus  Boli berusaha  menenangkan  suasana  batin  keluarga  Herman mengatakan  dalam kondisi apapun semua  berharap Raimundus pulang ke Nagi Tanah (Larantuka).

Terperosok ke Dalam Lubang 32 Meter, Begini Kondisi Bocah 3 Tahun, Simak Kronologinya

Ajak Korban Makan Sate, Pria 37 Tahun Malah Perkosa Gadis Remaja di Kebun

Cabuli Remaja Putri di Dalam Mobil, Pria ini Diamuk Warga lalu Mobilnya Dibakar

“Urusan mati hidup itu di tangan Tuhan. Tugas mencari urusan  Pemerintah. Keluarga harus sabar dan kuat dalam doa dan harapan yang terbaik,” pesan  Agus  Boli.

Pertemuan  ini dihadiri sanak famili,  para tua  adat  Kota Sauh, Lurah Sarotari Timur,  ketua lingkungan, Kepala SMKN 1 Larantuka,  para guru dan pegawai.  Pemerintah  Flotim menyerahkan beras,makanan siap saji, sarimi, tenda,selimut dan peralatan dapur. (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a)

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved