BREAKINGNEWS:Masalah Batas Tanah Warga di TTU-NTT, Oktavianus Tikam Albert Hingga Tewas,

Kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kali ini kasus penganiayaan be

BREAKINGNEWS:Masalah Batas Tanah Warga di TTU-NTT, Oktavianus Tikam Albert Hingga Tewas,
Istimewa
/Korban penikaman saat sudah berada di Puskesmas Lurasik, Rabu (10/7/2019).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kali ini kasus penganiayaan berat tersebut terjadi di Kampung Bakan, RT 011/RW 004, Kelurahan Boronubaen Timur, Kecamatan Biboki Utara.

Korban diketahui bernama Albert N. Fallo (52), warga dari Kampung Bakan, RT 011/RW 004, Kelurahan Boronubaen Timur, Kecamatan Biboki Utara, sedangkan pelaku bernama Oktavianus Manu yang berasal dari daerah yang sama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pada saat sebelum kejadian korban, saksi, dan pelaku sedang mengikuti sosialisasi pendapatan kepemilikan tanah dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten TTU, Rabu (10/7/2019).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, korban menjelaskan mengenai batas-batas kepemilikan tanah antara korban dan pelaku. namun, saat itu pelaku langsung membantah dan tidak terima atas penjelasan dari korban.

MABUK, 3 Pramugari Lari Telanjang di Hotel, Begini Tindakan Tegas yang Diambil Maskapai

KPK OTT Kepala Daerah di Kepulauan Riau, Ini Kronologinya

Tak terima dengan penjelasan korban, pelaku langsung melancarkan aksinya. Pelaku menikam korban dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya korban mengalami luka robek pada perut bagian kiri hingga usus korban keluar.

Usai melakukan aksi brutalnya pelaku langgsung melarikan diri dengan membawa serta barang bukti. Melihat kejadian tersebut pelapor dan para saksi berteriak untuk meminta tolong kepada masyarakat setempat.

Aksi Bomber Persija Novri Setiawan Berujung Kartu Merah saat Bentrok Persib, Begini Kata Marco

Posisi Persib Bandung dan Persija Kembali Berdampingan Geser Arema, Ini Klasemen dan Jadwal Liga 1

Menurut pelapor, saat kegiatan sosialisai berlangsung, pelaku datang sudah dalam keadaan mabuk karena meneguk minuman keras, sehingga pelaku langsung menikam korban hingga usus korban keluar.

Atas kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Lurasik. Namun saat sampai di Puskemas Lurasik nyawah korban tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Korban kemudian langsung ditangani dokter di Puskesmas tersebut untuk mendapatkan Visum Et Repertum. Sementara anggota piket Polsek Lurasik turun ke TKP dan mencari pelaku serta barang bukti, namum sampai saat ini belum di temukan. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved