10 Bulan Terduga Korupsi ASN Di Sikka Mangkir Panggilan Kejaksaan Maumere

TL terduga korupsi alokasi dana desa (ADD) mangkir dari penggilan Kejaksaan Negeri Maumere.

10  Bulan Terduga Korupsi ASN  Di  Sikka Mangkir  Panggilan  Kejaksaan  Maumere
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Azman Tanjung, S.H 

10   Bulan Terduga Korupsi ASN  Di  Sikka Mangkir  Panggilan  Kejaksaan  Maumere

POS-KUPANG.COM|MAUMERE-- Oknum aparatur  sipil  negara   (ASN) di   Dinas  Pemerintahan Masyarakat  Desa   (PMD) Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores, TL  terduga  korupsi  alokasi dana desa   (ADD)   mangkir  dari  penggilan  Kejaksaan Negeri Maumere.

 TL, hampir  10 bulan lebih sekitar   bulan  Oktober 2018   sampai Juli 2019  tidak dketahui lagi   keberadaanya.   

“Sudah dua  kali  surat panggilan tidak  pernah  datang.  Oknum  ASN ini  yang  tidak  kooperatif  sama sekali,” kata  Kepala Kejaksaan Negri Maumere,Azman  Tanjung, S.H, kepada  POS-KUPANG.COM, Kamis   (11/7/2019) di Maumere.

Menurut Azman  Tanjung,  pemeriksaan terhadap  TL sangat  dibutuhkan, meski  ia  kelak akan menyandang  status tersangka, penyidik  tak buru-buru  memberikan predikat itu  sebelum  pemeriksaan.   

Kepala  Seksi  Intelijen Kejari  Maumere, Cornelis S. Oematan, S.H,  mengatakan  penyidik   kesulitan  menemukan   keberadaan TL  di Maumere.  Rumahnya  di Maumere   telah  disita  bank  kemungkinan  terkait pinjaman yang  tidak dibayar.

Pembangunan Polres Di Wilayah Perbatasan, Polda NTT Tunggu Persetujuan Kemenpan RB

BPJS Kesehatan Gandeng Kejaksaan Negeri Untuk Sukseskan JKN-KIS,Yuk Simak!

“Dia  masih  ada di  sekitar NTT,  tapi   butuh kerja  ekstra untuk memburunya. Minimal sebelum  akhir  tahun  2019,kasusnya sudah bisa diselesaikan,”  tegas Azman  Tanjung. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved