VIDEO: Tim Percepatan Pembangunan NTT Bahas Rencana Kerja di Malaka

VIDEO: Tim Percepatan Pembangunan NTT Bahas Rencana Kerja di Malaka. Rapat tersebut dipimpin Ketua Tim Percepatan Pembangunan NTT, IA Medah.

VIDEO: Tim Percepatan Pembangunan NTT Bahas Rencana Kerja di Malaka

POS KUPANG.COM, BETUN -- VIDEO: Tim Percepatan Pembangunan NTT Bahas Rencana Kerja di Kabupaten Malaka.

Koordinator Tim Percepatan Pembangunan Provinsi NTT, Ibrahim A. Medah membahas rencana kerja tim percepatan pembangunan NTT di Kabupaten Malaka, Rabu (10/7/2019).

Sebelum menjelaskan hal teknis, Medah tim percepetan pembangunan NTT ini dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok penangunggjawab wilayah dan kelompok penanggungjawab komoditi. Tim percepatan ini menganut sistem miskin struktur, kaya fungsi. 

VIDEO: Pembuluh Darah Aktor Senior Tio Pakusadewo Pecah, Begini Kondisinya Sekarang

VIDEO: Nasibmu Taman Kota Waingapu. Indah Tempatnya, Jorok WC-nya

VIDEO: Indahnya Danau Nausus di TTS, NTT

Kelompok penanggungjawab wilayah berperan untuk berkoordinasi dengan kepala daerah secara berjenjang sampai ke tingkat desa sekaligus mendamping pembentukan kelompok masyarakat di desa-desa.

Sementara kelompok penanggungjawab komoditi bertugas dan berperan mensosialisasikan jenis komoditi yang bisa ditanam di daerah yang bersangkutan.

Menurut Medah, sebanyak empat komoditi perkebunan dan kelautan yakni jambu mente, kemiri, kelor dan rumput laut akan ditanam di seluruh wilayah NTT. 

Masing-masing kabupaten/kota dialokasikan 750 hektare untuk keempat jenis komoditi. 

Penanaman komoditi ini merupakan implementasi program unggulan Pemerintah Provinsi NTT dibawa pimpinan Vicktor Laiskodat dan Yosef Nae Soi. 

VIDEO: Kapal dari Wini Pulang ke Surabaya Tanpa Muatan

VIDEO: Begini Suasana RAT Kopdit Swastisari Kupang Setiap Tahun

VIDEO: Gaya Nakal dan Seksi Jimin BTS Saat di Atas Panggung, Bikin ARMY Baper

Menurut Medah, untuk tahun 2019 ada empat komoditi yang akan dilaksanakan yakni jambu mente, kemiri, kelor dan rumput laut. Sedangkan komoditi kakao dan kopi akan dilaksanakan tahun depan. Tahun ini hanya diberikan bantuan tanaman pohon pelindung. 

Anggaran untuk program ini bersumber dari APBD I Provinsi NTT. Dana program bersifat hibah dan langsung diberikan kepada anggota kelompok masyarakat.

Kegiatan dibuka Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Kegiatan dihadiri seluruh pimpinan perangkatan daerah dan pejabat eselon III dan IV.  (POS KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Nonton Videonya Di Sini

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved