Kapolres TTU Imbau Masalah Calon TKI Ilegal Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Masalah calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal masih marak terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Ini Imbauan Kapolres TTU

Kapolres TTU Imbau Masalah Calon TKI Ilegal Harus Jadi Perhatian Semua Pihak
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Kapolres Kabupaten TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto. 

Kapolres TTU Imbau Masalah Calon TKI Ilegal Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Masalah calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal masih marak terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Oleh karena itu semua pihak diminta konsisten untuk memperhatikan masalah tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang di ruang kerjannya belum lama ini.

Rhisian mengatakan, masalah tinghinya calon TKI ilegal yang ingin bekerja ke luar daerah atau ke luar negeri harus menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Pemerintah daerah harus konsisten juga, dinas terkait juga harus bergerak secara sinergi. Kalau Polri tetap konsisten, buktinya beberapa kali kita lakukan penangkalan dan pencegahan," unarnya.

Rishian mengatakan, pihaknya sudah banyak sekali melakukan upaya untuk mencegah tingginya angka calon TKI ilegal diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan.

"Kita sampaikan bagaimana resiko ketika menjadi korban perdagangan orang, dan itu sudah banyak kita lakukan," katanya.

Dinas Dikbud Provinsi NTT Kontrak Kerja dengan Para Kepala SMA/SMK se NTT

Bangunan di Taman Kota KM 4 Sumba Timur Penuh Dengan Tulisan Porno

Manurutnya, pemerintah harus dapat memberikan soslusi kepada para calon TKI ilegal sehingga mereka tidak pergi mencari pekerjaan diluar daerah dengan tidak prosedural.

"Lapangan pekerjaan kita minim sehingga orang terpaksa harus bekerja ke luar daerah. Jadi penting untuk menyediakan lapangan pekerjaan," ungkapnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved