Kades di Kabupaten Belu-NTT Bangun 105 Unit Rumah Buat Warganya

Kepala Desa Nanaet di Kabupaten Belu, Kanrianus Taek dinilai berhasil dalam membangun desanya. Selama menjabat kepala desa dari tahun 2007-2019, Kanri

Kades di Kabupaten Belu-NTT Bangun 105 Unit Rumah Buat Warganya
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
WARGA---Warga penerima bantuan rumah layak huni, , Anggelina Rafu. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Kepala Desa Nanaet di Kabupaten Belu, Kanrianus Taek dinilai berhasil dalam membangun desanya. Selama menjabat kepala desa dari tahun 2007-2019, Kanrianus berhasil membangun 105 unit rumah bagi warga yang tidak memiliki rumah dan membangun delapan embung untuk memenuhi kebutuhan air di desanya.

Pemerintah Desa Nanaet membangun 105 unit rumah warganya dan embung dengan Dana Desa dan juga dana yang bersumber dari bantuan dari Kementerian PUPR sepanjang tahun 2015-2019.

Kepala Desa Nanaet, Kanrianus Taek kepada wartawan, saat ditemui Rabu (10/7/2019).

Dikatakannya, sebelum ia menjadi kepala desa, ia sudah merekam semua keluhan mendasar masyarakat di desa itu. Diantaranya rumah layak huni dam air untuk kebutuhan MCK dan pertanian.

Putusan Banding Lebih Tinggi, PJ Kades Nabe dan Kringa BatalKasasi

Pertempuran Bomber Terbaik Timnas 10 Negara, YUK Tonton Persija Jakarta vs Persib Bandung

Ketika Kanrianus menjadi kepala desa, semua kebutuhan masyarakat di desa itu mulai diatasi satu per satu. Warga yang tidak memiliki rumah layak huni, pemerintah desa mengalokasikan dana desa untuk membangun rumah layak huni. Selama menjabat kepala desa, ia berhasil membangun 105 unit rumah layak huni bagi warganya.

Begini Kondisi Rumah Ibunya Luna Maya Kerap Disatroni Ular hingga Monyet, Anak Bergelimang Harta

Selain membangun rumah layak huni, pemerintah desa juga membangun delapan embung guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan air, baik untuk kebutuhan MCK, pertanian maupun peternakan.

Tak hanya itu, di masa kepemimpinannya, ia memberikan bantuan handtracktor sebanyak 5 unit kepada kelompok tani yang ada di Desa Nanaet. Kemudian, memberikan bantuan mesin pompa air sebanyak 2 unit untuk menunjang kegiatan pertanian di desa Nanaet.

Menurut Kanrianus, di desanya sudah dibangun jalan tani sepanjang 1.700 meter tahun 2015 dan ditambah lagi 1 kilometer tahun 2016. Tahun 2017 Desa Nanaet mendapat lagi program dari Pertanian berupa pembangunan jalan tani sepanjang 700 meter dan peningkatan jalan dusun sepanjang 1.345 meter.

Warga Desa Nanaet yang menerima bantuan rumah, Anggelina Rafu mengatakan, ia bersama keluarga berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memberikan bantuan rumah layak huni. Sebelumnya, Anggelina tinggal bersama kerabatnya karena belum memiliki rumah.

"Selama ini saya dengan saya pun anak lima orang tinggal sama bai (kakek) karena saya punya rumah sudah rusak. Tapi setelah dapat bantuan, kami sudah bisa tinggal sendiri. Kami terima kasih untuk bapa mantan kades," akui Anggelina.

Dibalik keberhasilanya dalam membangun desa, Kanrianus Taek
berhadapan dengan persoalan baru. Warganya mengadu sang kades ke Inspektorat Kabupaten Belu dengan tudingan diskriminasi dalam memberikan bantuan rumah bagi warganya. Laporan masyarakat disampaikan kepada inspektorat ketika Kanrianus berakhir masa jabatannya.

Laporan warga Desa Nanaet dialamatkan ke Inspektorat Kabupaten Belu dan DPRD serta Kejaksaan Negeri Belu pada pertengahan Juni 2019 lalu.

Pasca menerima laporan warga, Inspektorat kabupaten Belu dibawah kendali Iwan Manek, bergerak cepat turun ke Desa Nanet dan melakukan pemeriksaan secara intensif.

Usai melakukan pemeriksaan, tidak ada temuan dan indikasi kerugian negara yang dilakukan oleh Kanrianus selama menjabat kepala desa. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved