Calonkan Orang Luar, PDIP Sikka Harus Siap Konsewensi Terburuk

Penolakan keras dimunculkanya nama Bupati Sikka, ransiskus Roberto Diogo memimpin PDIP Sikka datang dari tokoh internal partai. Ini dampaknya

Calonkan  Orang Luar, PDIP Sikka  Harus Siap Konsewensi Terburuk
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Aleks Longginus (baju merah) dan Stef Say (baju kemeja putih) 

Calonkan  Orang Luar, PDIP Sikka  Harus Siap Konsewensi Terburuk

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Penolakan keras dimunculkanya nama Bupati  Sikka, ransiskus  Roberto  Diogo memimpin PDIP Sikka datang dari  tokoh internal  partai. Pengurus  Partai  Demokrat  dan Partai  Gerindra   Sikka miris menyaksikan wacana tiga PAC PDIP  Sikka.

Sekretaris Fraksi  Partai  Demokrat DPRD  Sikka, Okto  Gleko,  mengaku  terkejut munculnya  nama  luar partai padahal  PDIP  Sikka memiliki para kader-kader   handal    dibanding  orang di luar  PDIP.

“Partai  pemenang   pemilihan presiden dan   legislatif  secara  nasional  sampai di  daerah tidak  percaya  diri. Mau  dikemanakan kadernya  kalau  orang luar  pimpin  partai.  Kita  semua  senang dengan partai  nasionalis yang punya idologi sangat kuat,”  ujar Okto Gleko.

Okto Gleko menegaskan orang di  luar partai tidak tahu-menahu  dengan PDIP.   Kali ini  bupati diusung  pernah dilawan  habis-habisan dalam Pilkada  Sikka  2018 dimana calon PDIP  kalah.

Seburuk apapun kader,  kata Okto Gleko,    Ketua  DPC  PDIP  Sikka, Aleks Longinus  masih  layak memimpin  PDIP. Semua  orang tahu perjuangan   di masa lalu  membesarkan PDIP hingga  saat ini.

“Mereka   lahir  dari  rahim PDIP, bukan kader lompat pagar. Dia  konsisten dari  PDI ke  PDIP. Ketika jadi  partai  jadi  penguasa,  orang lain  datang ambil  enak-enak saja. Rusaklah   PDIP,” tegas  Okto.

Simpatisan PDIP Sikka, Dus Kopong, menyarankan yang  bukan kader meski  diusung  harus  tahu diri.  

Ini Reaksi Tokoh PDIP Sikka Soal Calon Luar Diusung Pimpin DPC

“Kita lihat saja  kedepan,  kalau   DPP  paksakan orang luar jadi Ketua DPC  PDIP,”  ujar Dus  Kopong.

Politisi PDIP, Stef Say mengharapkan  kader partai terbaik  yang punya   rekam  jejak dari anggota, pengurus memimpin  partai ini.

“Tidak  bisa  pakai  lompat  dari luar langsung pimpinan PDIP Sikka. Itu bukan kader partai namanya,” ujar Stef Say.

PDIP NTT Sudah Miliki Nama Calon Pimpinan DPRD NTT

Stef  Say  pernah  memegang  KTA  PDI 1987   kemudian  ke PDIP Pro Mega  hingga  PDIP  hengkang setelah Kongres Semarang mengatakan  jika dipaksakan  PDIP  harus siap  terima  konsekwensi sangat buruk.

“Paling  ekstrim ada penolakan  dari warga  partai  dan simpayttisan. Elit partai   harus  benar-benar perhatilan  akar rumput,” kata  Stef Say.  (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved