Begini Cara Ketua RT O1 Kelurahan Air Deteksi HIV dan Aids

dari tahun ke tahun warga makin sadar pentingnya program tersebut, sehingga mau diambil darahnya dan deteksi dini HIV dan AIDS.

Begini Cara Ketua RT O1 Kelurahan Air Deteksi HIV dan Aids
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Ketua RT 01 Kelurahan Air Mata bersama Foto saat RT bersama tim dari KPA, WPA dan Tim Medis saat VCT di rumah warga, Senin (8/7/2019). 

Begini Cara Ketua RT O1 Kelurahan Air Deteksi HIV dan Aids

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Abdulah Adjam, Ketua RT 01, Kelurahan Air Mata, Kota Kupang, melakukan aksi door to door (dari rumah ke rumah) warganya dalam rangka mendeteksi dini virus HIV dan AIDS. Senin, (8/7/2019).

Abdulah membantu program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang dan Warga Peduli AIDS (WPA) menanggungulangi HIV dan AIDS dengan Volentary Conseling dan Testing (VCT), tes yang dilakukan untuk mengetahui status HIV dan dilakukan secara sukarela serta melalui proses konseling terlebih dahulu.

Ia menjelaskan, aksi dor to dor tersebut merupakan tindak lanjut surat dari Lurah Air Mata dan ia sangat mendukung program tersebut.

"Saya bergerak rumah ke rumah dekat warga saya di dan memberi pemahaman agar bisa mereka bersedia di ambil darahnya, dan yang tidak bersedia pun tetap tidak di paksa karena ini juga masih butuh sosialisasi," ungkapnya.

"Yang terpenting adalah saya harus datang langsung bersama KPA, WPA dan Tim Medis untuk berusaha mencegah HIV & AIDS agar warga tetap sehat. Dan saya berharap warga di sekitar tetap semangat dan mau pahami kegiatan ini sebagai suatu hal yang penting," tambahnya.

Siti Hasnah selaku pengelola program, mewakili Sekretaris KPA Kota Kupang, Drs. Marselinus Bay, Msi, mengatakan program KPA untuk pencegahan HIV & AIDS mulai dari sosialisasi, Mobile VCT, dan untuk WPA ada pemetaan, pendampingan serta jangkauan kegiatan untuk Mobile VCT

"Tujuannya adalah deteksi diniHIV dan AIDS, jadi jika ada yang terpapar HIV maka dirujuk ke Puskesmas dan ke Rumah Sakit yang melayani Program HIV dan AIDS seperti Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Wirasakti dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan tindakan lanjutan serta konfirmasi untuk Pengobatan juga," jelasnya.

Menurutnya, dari tahun ke tahun warga makin sadar pentingnya program tersebut, sehingga mau diambil darahnya dan deteksi dini HIV dan AIDS.

"Harapan saya kiranya kita semua tetap mendukung program dari Pemerintah ini untuk, dan akhirnya hingga tahun 2019 ini masyarakat sudah makn antusias untuk deteksi dini HIV dan AIDS," ungkapnya.

ZODIAK Ramalan Zodiak Rabu 10 Juli 2019: Hari Ini Pisces Sibuk, Taurus Frustasi!

GILA! Tiga Pramugari Ini Nekat Lari-Lari Telanjang di Sebuah Hotel

Selanjutnya Obed Hamdun, salah satu warga RT 01 menyampaikan mengungkapkan awalnya ia takut darahnya diambil. "Namun saya berpikir juga bahwa ini penting untuk kesehatan saya dengan keluarga sehingga saya bersedia, hasil tes negatif dan saya senang," ungkapnya.

"Harapan saya juga semoga semua warga di sini bisa memahami pentingnya deteksi dini HIV dan AIDS," tambahnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved