Bayi Perempuan 19 Bulan Jatuh dari Kapal Pesiar saat Digendong Kakek, Sang Ibu Teriak Histeris

Bayi perempuan berumur 18 bulan tewas setelah terjatuh dari kapal pesiar. Chloe Wiegand, putri dari Kimberly Schultz, jatuh dari ketinggan 150 kaki at

Bayi Perempuan 19 Bulan Jatuh dari Kapal Pesiar saat Digendong Kakek,  Sang Ibu Teriak Histeris
Metro.co.uk/Facebook
Chloe Wiegand bayi berumur 18 bulan berpose dengan sang ibu Kimberly Schultz sebelum terjatuh dari kapal pesiar 

POS KUPANG.COM - - Bayi perempuan berumur 18 bulan tewas setelah terjatuh dari kapal pesiar. Chloe Wiegand, putri dari Kimberly Schultz, jatuh dari ketinggan 150 kaki atau lantai 11 kapal pesiar Freedom of the Seas.

Saat itu, kapal memang sedang berada di dermaga San Juan, Puerto Rico, Amerika Serikat.

Diketahui, Chloe memang sedang berlibur bersama orangtua, kakak laki-laki dan kakek-neneknya.

Kejadian tersebut bermula saat Chloe sedang digendong oleh sang kakek, Salvatore Anello, yang mengajaknya bermain di dekat jendela kapal.

Anello yang sedang bermain bersama Chloe kehilangan keseimbangan hingga bayi 18 bulan itu lepas dari tangannya dan terjatuh keluar jendela.

Potret Salvatore Anello dan Chloe Wiegand sebelum terjatuh dari kapal pesiar (Metro.co.uk)
Departemen kepolisian mengirimkan belasungkawa kepada ayah Chloe, Alan Wiegand, yang merupakan anggota kepolisian.

"Departemen Kepolisian South Bend memberikan belasungkawa yang tulus kepada petugas Alan Wiegand dan keluarganya selama masa sulit ini, kehilangan anak mereka secara tragis di Puerto Rico," ujar seorang juru bicara.

"Departemen meminta masyarakat untuk berdoa bagi seluruh keluarga Wiegand ketika mereka berduka dan untuk menghormati privasi mereka."

Hari ini, Persija Bentrok Persib Bandung, Gubernur DKI Jakarta Terbitkan Imbaun bagi Penonton

Persija Jakarta Tampil All Out, Persib Bandung Janjikan Main Bagus, Ini Strategi Julio dan Roberts

Bentrok Persija Jakarta, Kapten Persib Bandung Hentikan Komunikasi dengan Pemain Macan Kemayoran

Seorang saksi melaporkan kejadian mengerikan itu pada pihak kapal setelah mendengar ibu Chloe berteriak histeris setelah kejadian.

"Aku melihat karena tangisan ibu. Nada suara itu, jeritan kesakitan seperti tidak bisa dibandingkan dengan jeritan lainnya."

Royal Caribbean Cruises yang memiliki kapal pesiar Freedomn of the Seas menyebut peristiwa itu sebagai kecelakaan tragis.

Namun, mereka menolak berkomentar lebih lanjut.

Freedom of Seas sendiri dapat menampung hampir 5000 orang untuk melakukan pelayaran selama seminggu.

Meski diketahui sebagai kecelakaan, polisi tetap melakukan penyelidikan pada kasus tersebut. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved