Perkara Kasus Persetubuhan Anak Dibawa Umur Oleh Kades Sungkaen, Polres TTU Limpahkan Berkas

-Pihak penyidik kepolisian dari Polres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah melimpahkan berkas perkara kasus persetubuhan anak yang dilakukan oleh

Perkara Kasus Persetubuhan Anak Dibawa Umur Oleh Kades Sungkaen, Polres TTU Limpahkan Berkas
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pihak penyidik kepolisian dari Polres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah melimpahkan berkas perkara kasus persetubuhan anak yang dilakukan oleh Kepala Desa Sungkaen Siprianus Kolo.

Berkas perkara tersebut telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri TTU setelah pihak penyidik Polres melakukan pemeriksaan terhadap tersangka maupun korban.

Kini, pihak polres TTU masih menunggu apakah berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21 dari JPU, sehingga selanjutnya akan dilakukan penyerahan tahap dua.

12 Ribu Personel Keamanan Siap Kawal Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung, Keamanan Siaga

Menpora Imam Nahrawi Jatuh Lawan Chris John di GOR Oepoi-Kupang, NTT

Tolak Hubungan Badan Saat di Ranjang, Antong Sang Suami Gorok Istrinya hingga Tewas, Ini Kronologi

"Soal kasus itu, masih dalam proses menunggu P21 dari Jaksa. Karena kita sudah lengkapi semua berkas perkara tersebut," ungkap Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Senin (8/7/2019).

Krisna mengatakan, karena penyidik dari Polres TTU sudah melengkapi semua berkas perkara tersebut, seharusnya kejaksaan sudah menyatakan P21 dan layak dilimpahkan ke pengadilan.

"Karena kita sudah melengkapi semua berkas perkara tersebut, ya seharusnya jaksa bisa memberikan P21 dan mengakan berkas tersebut lengkap, dan layak dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, salah seorang oknum Kepala Desa Sungkaen di Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten TTU, terbukti melakukan tindakan persetubuhan anak dibawah umur.

Anak dibawah umur tersebut diketahui berinisial YN dan saat ini telah berumur 17 tahun. Sedangkan pelaku persetubuhan bernama Siprianus Kolo, salah satu oknum kepala desa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan kasus persetubuhan itu terjadi sekitar tiga tahun lalu tepatnya pada tahun 2016. Pada saat itu, YN disetubuhi oleh Siprianus Kolo sebanyak tiga kali.

Tak tau malu, oknum kades mesum itu, melakukan perbuatan tak terpuji itu di rumah jabatan kepala desa. Atas perbuatan tak terpuji tersebut, korban akhirnya mengandung anak hasil hubungan gelapnya bersama oknum kades yang seharusnya menjadi pengayom bagi YN.

Saat usia kehamilan memasuki tujuh bulan, oknum kades mesum itu lalu meminta kepada YN untuk menggugurkan janin di dalam kandungannya itu. Hal itu dilakukan lantaran merasa malu dengan masyarakat setempat.

Merasa malu dan tak puas dengan perbuatan oknum sang kades, YN akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya itu kepada pihak kepolisian di Polres TTU pada, Rabu (27/2/2019). (mm)

Keterangan Gambar: POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto.

Area lampiran

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved