LP2-NTT Dukung Pembangunan Pariwisata dan Infrastruktur

Gerakan besar pembangunan pariwisata dan infrastruktur yang dilakukan Presiden Joko Widodo, Menteri Pariwisata dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumaha

LP2-NTT Dukung Pembangunan Pariwisata dan Infrastruktur
istimewa
Ketua Lembaga Peduli Pembangunan NTT (LP2-NTT), Kornelius Moa Nita, S.Fil 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Gerakan besar pembangunan pariwisata dan infrastruktur yang dilakukan Presiden Joko Widodo, Menteri Pariwisata dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, patut didukung.

Selain menggenjot pembangunan pariwisata dan infrastruktur di kawasan timur Indonesia, seperti Bali, Papua, Maluku dan Sulawesi Utara, mereka juga menggenjot pembangunan pariwisata dan infrastruktur di NTT.

Langkah bijak yang didukung penuh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi, ini merupakan jalan strategis untuk memajukan bangsa dan daerah tertinggal.

Oleh karena itu, patut didukung sepenuhnya agar pembangunan dunia pariwisata dan infrastruktur terus gencar dilakukan secara kontinyu dan terintegrasi demi meningkatkan ekonomi rakyat.

"Kita patut memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang telah bekerja keras membangun pariwisata dan infrastruktur di seluruh Indonesia, secara khuhus kawasan timur Indonesa, dimana NTT menjadi bagian integral di dalamnya.

Kita mendukung penuh Jokowi melalui dua menteri ujung tombaknya, yaitu, Menteri Pariwisata dan Menteri PUPR, Basuki yang gencar membangun infrastruktur dan pariwisata NTT dengan membentuk Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores melalui Peraturan Presiden (Perpres). Prestasi mereka patut kita beri apresiasi," kata Ketua Lembaga Peduli Pembangunan NTT (LP2-NTT), Kornelius Moa Nita, S.Fil, dalam diskusi terbatas bersama Relawan Jokowi dan aktivis LP2-NTT di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2019) malam.

Dalam siaran pers yang diterima Pos Kupang.Com, Selasa (9/7/2019), Kornelis mengatakan, keputusan Presiden Joko Widodo membentuk BOP Labuan Bajo yang diikuti dengan Perpres yang didukung DPR-RI untuk mengelolah pariwisata Flores secara terintegrasi dan kontinyu adalah keputusan brilian bagi eksistensi dan keberlanjutan pariwisata NTT, secara khusus Pulau Komodo dan obyek-obyek pariwisata Pulau Flores lainnya.

Untuk itu, katanya, pemerintah provinsi dan semua pemerintah daerah dan DPRD harus gencar melaksanakan dan menyukseskan program besar pembangunan pariwisata Flores dengan melakukan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, seperti jalan provinsi, jalan kabupaten, jaringan listrik, jaringan air minum dan perumahan rakyat, baik dari dana CSR, APBD dan APBN.

"Kita sangat antusias mendengar kabar baik bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi gencar membangun jalan-jalan provinsi yang ditergetkan akan tuntas pada tahun 2022 nanti melalui Program Jalan Listrik dan Air (JALA). Terobosan berani Viktor-Josef dengan menggunakan dana CSR karena kita kekurangan anggaran memang sangat luar biasa.

Kita berharap terobosan itu dapat diikuti pula oleh para bupati di Flores dengan menuntaskan jalan-jalan kabupaten yang rusak parah. Soal anggaran infrastruktur dari kantong APBN pasti meningkat dari waktu ke waktu di era kepemimpinan presiden dan wakil presiden baru, Jokowi-Ma'ruf Amin dan ini sudah pasti sangat mendukung kemajuan NTT," kata Kornelis. 

Halaman
12
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved