Garbage Hero FKM Undana Kupang Olah Sampah Jadi Barang Bermanfaat

kegiatan ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat dalam mengatasi masalah sampah.

Garbage Hero FKM Undana Kupang Olah Sampah Jadi Barang Bermanfaat
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Anggota Kelompok 5 PBL I FKM Undana atau Garbage Hero di TDM Kecamatan Oebobo Kabupaten Ngada, Senin (8/7/2019). 

Garbage Hero FKM Undana Kupang Olah Sampah Jadi Barang Bermanfaat

POS-KUPANG.COM | KUPANG --Sebanyak 21 orang mahasiswa kelompok 5 PBL 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana melakukan intervensi dari permasalahan yang dialami oleh masyarakat Kelurahan TDM khususnya RT 08 dan RT 10.

Para mahasiswa ini menyebutkan dirinya "Garbage Hero".

Anggota Garbage Hero melakukan intervensi berupa pemberdayaan pada kelompok ibu-ibu,Dharma Wangsa dengan memanfaatkan sampah anorganik seperti plastik-plastik menjadi bahan kerajinan berupa meja dan kursi.

Selain itu juga pemanfaatan sampah organik dari sisa-sisa makanan, daun-daun kering, kulit buah dan sayuran menjadi pupuk kompos.

Ketua Kelompok PBL 5, Erika Bessie mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat dalam mengatasi masalah sampah.

"Selain itu juga masyarakat diharapkan mampu memiliki kreatifitas tinggi sehingga dapat mengelola produksi sampah dengan baik," ungkap Erika, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (9/7/2019).

Sementara Ketua Dharma Wangsa, Sarce Maakh, mengatakan dirinya sangat senang dan antusias dengan kegiatan ini karena dia merasa bahwa kegiatan seperti ini jelas memiliki banyak manfaat serta membantu mereka dalam membangun kerjasama dan kreatifitas dalam kelompok dharma wangsa.

Oma Sarce begitu akrab disapa juga menuturkan limpah terima kasih karena telah diberikan pengalaman serta ilmu tentang pemanfaatan sampah tersebut.

Oma Sarce berharap agar kedepannya kegiatan seperti ini terus berlanjut.

Sementara anggota Gerbage Hero, Cici mengatakan pihaknya sudah bersepakat bahwa dari kelompok mahasiswa "Garbage Hero" akan terus melakukan monitoring atau pengamatan sebulan sekali untuk melihat kegiatan lain yang dilakukan oleh ibu-ibu dharma wangsa dalam pengelolaan sampah.

Sekolah Mendukung Siswa Ikut Ambil Bagian dalam Even Festival Inerie 2019 di Kabupaten Ngada

Video Merpati Rp 1 Miliar Jayabaya saat Ikuti Lomba, Lihat Ketangkasannya

"Harapan kelompok ini dengan adanya stake holder / penggerak dari anggota ibu-ibu dharma wangsa, agar warga setempat bahkan warga Kota Kupang bisa mengikuti dan melanjutkan program ini untuk seterusnya demi keuntungan dalam lingkungan bersama serta meningkatkan lingkungan yang sehat," jelas Cici.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved