Diduga Terlepas dari Ikatan Saat Musibah Kapal, Siswa SMKN Larantuka Belum Ditemukan

Dia praktek di salah satu perusahaan kapal ikan di Pati,Jawa Tengah. Kemungkinan kapal dihantam badai besar, kapal pecah dan tenggelam

Diduga Terlepas dari  Ikatan Saat Musibah Kapal, Siswa  SMKN  Larantuka  Belum  Ditemukan
Humas Setda Flotim untuk POS-KUPANG.COM
Wabup Flotim, Agus Payong Boli, menerima para guru SMKN 1 Watowiti, Larantuka, Senin (8/7/2019) menyampaikan musibah hilangnya siswa SMKN 1 yang melakukan praktek kerja industri di kapal ikan di Pati, Jawa Tengah. 

Diduga Terlepas dari  Ikatan Saat Musibah Kapal, Siswa  SMKN  Larantuka  Belum  Ditemukan

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA--Siswa  SMKN  1  Watowiti, Kabupaten Flores  Timur,  Pulau Flores, Yoseph Barti Raimundus Benekikus,  hilang di  perairan Sumenep,   Madura,Jawa  Timur, melepaskan  dari ikatan  tali dengan 38 ABK dan siswa  praktek  kerja  industri   dalam musibah   tenggelamnya  kapal ikan Mina Rahayu, Jumat (5/7/2019)  malam.

Wakil  Bupati    Flores  Timur, Agus  Payong   Boli,  menyampaikan  kepada  POS-KUPANG.COM, setelah menerima kunjungan  tim  guru SMKN  Watowiti,  Senin  (8/7/2019) siang  di ruang kerjanya. Hingga  Senin malam   upaya pencarian masih nihil.

“Dia  praktek  di salah  satu  perusahaan  kapal ikan di Pati,Jawa Tengah.  Kemungkinan  kapal dihantam badai besar, kapal  pecah dan  tenggelam,” ujar Agus  Boli.

Ia  menjelaskan, semua  ABK  saling mengikat badan dengan tali dan pelampung.  Namun  setelah  terapung beberapa jam, mereka  didera   kelelahan.   Yoseph Benekikus  diduga terlepas dari ikatan dan  hilang sejak Minggu  (7/7/2019) ketika muncul   kapal  dagang  datang menolong.

“Tadi siang saya perintahkan  Pak Sekda supaya menugaskan Asisten  tiga  mendampingi keluarga korban ke Pati   berkoordinasi  dengan  Pemda  Pati  dan perusahan tempat praktek melanjutkan pencarian,” saran  Agus Boli.

Agus  berasumsi,  jika korban  terapung dengan pelampung  maka  selama  lima sampai  enam  hari  bisa bertahan  meski tanpa  makan dan minum.  Ia   juga minta  keluarga mendukung dalam doa  dan melakukan seremoni  adat  Lamaholot, "mayan-pole dan tapin-balik."

Ternyata Audrey Tidak Ada Pertemuan Jokowi di KTT G-20 dan Masih Kuliah, Tapi Kejeniusanya Benar

13 Jam Diperiksa Penyidik, Galih Ginanjar Ngaku Sebut Ikan Asin untuk Permalukan Fairuz A Rafiq

Ramalan Zodiak Cinta Selasa 9 Juli 2019,Gemini Dambakan Seseorang Leo ingin sendirian, Scorpio Sedih

“Saya berharap keluarga tabah dan kuat  menghadapi  cobaan hidup ini,”  ujar Agus   Boli.  (Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginus Mo’a)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved