KPK Minta Pemda di NTT Lapor Aset Bermasalah, Simak Penjelasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI meminta kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) baik provinsi maupun kabupaten dan kota di NTT agar melaporkan

KPK Minta Pemda di NTT Lapor Aset Bermasalah, Simak Penjelasannya
POS-KUPANG.COM/ObyLewanmeru
Koorwil VI KPK RI ,Asep Rahmat pose bersama Sekda NTT, Ben Polo Maing acara rapat koordinasi (rakor) optimalisasi penerimaan daerah dan manajemen barang milik daerah di Provinsi NTT di Aula Fernandez ,Kantor Gubernur NTT, Senin (8/7/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI meminta kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) baik provinsi maupun kabupaten dan kota di NTT agar melaporkan semua aset yang bermasalah.

Hal ini disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) VI KPK RI, Asep Rahmat Suwandha pada acara rapatkoordinasi (rakor) optimalisasi penerimaan daerah dan manajemen barang milik daerah di Provinsi NTT.

Acara ini berlangsung di Aula Fernandez ,Kantor Gubernur NTT, Senin (8/7/2019).
Rakor ini dibuka oleh Sekda NTT, Ben Polo Maing mewakili Wagub NTT, Josef A. Nae Soi.

Menurut Asep, rakor tersebut akan ada out put, yakni soal pengumpulan masalah aset-aset.

"Jadi kita minta laporkan posisi aset-aset bermasalah di setiap daerah. Laporan aset bermasalah dilakukan agar bisa mengetahui pokok masalah," kata Asep.

Dijelaskan, aset yang dilaporkan itu apakah belum terverifikasi atau belum ataukah sedang dalam proses atau masalah hukum .

"Jika ada masalah seperti itu bisa kita harapkan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati NTT , bisa membantu untuk selesaikan masalah hukum dan aset yang bermasalah," katanya.

Selain itu, lanjutnya dari aset itu, ada juga masalah pemanfaatan dan sebagainya.
Bahkan, dari sisi pendapatan, pihaknya telah membicarakan dengan Kanwil BPN NTT dan juga BPN Pusat dalam rangka mengoptimalkan pajak.

"Koordinasi dengan BPN soal bagaimana mengoptimalkan operasionalkan data base potensi pajak .

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved