Bupati TTS Epy Tahun: Kita Lakukan Pendataan Sekolah Darurat untuk Segera Dibantu, Simak YUK

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menegaskan dirinya memiliki komitmen untuk membangun dan memperbaiki sarana pendidikan yang rusak di Kabupaten TTS.

Bupati TTS Epy Tahun: Kita Lakukan Pendataan Sekolah Darurat untuk Segera Dibantu, Simak YUK
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menegaskan dirinya memiliki komitmen untuk membangun dan memperbaiki sarana pendidikan yang rusak di Kabupaten TTS.

Oleh sebab itu, dirinya telah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS untuk mendata secara baik keberadaan gedung-gedung sekolah darurat agar segera dibantu pemerintah.

Sebagai pemimpin di daerah, dirinya mengaku, tak tegah jika melihat anak-anak Kabupaten TTS harus bersekolah di gedung darurat yang tak layak digunakan untuk proses KBM.

" Saya sudah minta Dinas Pendidikan untuk data secara baik mana-mana sekolah yang gedungnya tidak layak supaya kita bantu. Ada berbagai sumber yang bisa kita manfaatkan untuk membangun atau memperbaiki gedung sekolah yang rusak. Bisa lewat dana DAK atau dana bantuan dari Kementerian Desa. Yang penting kita punya data yang bagus terkait gedung sekolah yang rusak," ungkap Bupati Tahun kepada pos kupang.com, Senin (8/7/2019) melalui sambungan telepon.

Jokowi Dalam Rencana Panen Perdana  Garam di Nunkurus, Kabupaten Kupang-NTT

Tahun ini, dua sekolah SMP di Kabupaten TTS mendapat bantuan tambahan ruang kelas tambahan dari Kementerian Desa yaitu SMP Sinar dan SMP GMIT Oinlasi. Bupati Tahun menyatakan siap melakukan arisan untuk membantu pembangunan gedung sekolah yang belum layak. Didukung partisipasi dari masyarakat, dirinya optimis tak butuh waktu lama untuk membangun atau memperbaiki Gedung sekolah yang rusak.

" Kalau bantuan pemerintah terbatas, kita gelar arisan di lapangan, kita patungan bantu bangun gedung sekolah yang belum layak. Saya rasa tidak ada yang susah jika kita mau bekerja sama," ujarnya.

Terpisah Ketua komisi IV DPRD TTS, Religius Usfunan tak menampik masih adanya gedung sekolah darurat di Kabupaten TTS. Pasalnya bantuan yang dialokasikan pemerintah pusat melalui dana DAK berbasis dapodik bukan skala prioritas.

Oleh sebab itu kedepan dirinya mendorong Dinas pendidikan untuk membuat data skala prioritas sekolah-sekolah yang perlu dibantu karena gedung sekolahnya tidak layak. Data skala prioritas ini selanjutnya menjadi dasar penentuan pemberian bantuan dana DAK untuk pembangunan gedung sekolah.

" Jujur saja kalau pemberian bantuan berdasarkan data dapodik maka sekolah-sekolah yang operatornya bagus atau pintar pasti dapat bantuan terus. Kalau sekolah yang operator tidak bagus maka tidak dapat bantuan. Oleh sebab itu perlu adanya data skala prioritas dalam penentuan bantuan oleh pemerintah," pintanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved