150 Orang Dokter di NTT Ikuti MCU IDI Sikka

Meski para dokter bekerja di daerah dengan fasilitas terbatas, diharapkan kualitas pelayanan pada masyarakat di NTT ditingkatkan.

150  Orang Dokter di  NTT  Ikuti  MCU  IDI Sikka
POS KUPANG/EUGINIUS MOA
Para dokter mengikuti workshop Maumere Clinical Update III (MCU3) di Aula Hotel Go, Kota Maumere, Pulau Flores, Senin (8/7/2019) pagi. 

 
150  Orang Dokter di  NTT  Ikuti  MCU  IDI Sikka 

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Sejumlah  150   orang dokter umum dari  Pulau   Flores, Timor,  Lembata, Alor, Malaka  hingga Sumba  Barat, selama dua hari, Sabtu-Minggu (7-8/7/2019)  aktif terlibat dalam  Maumere Clinical Update III (MCU3) di Aula Hotel Go Maumere,  Pulau   Flores.

Kegiatan diselenggarakan  Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Cabang Sikka,  berisi simposium dan workshop (pelatihan) kepada dokter umum.

Ketua IDI Sikka, dr. Mario B. Nara, Sp.A, kepada  POS-KUPANG.COM,   Senin   (8/7/2019)  siang  mengatakan, MCU merupakan agenda rutin  IDI Sikka  meningkatkan profesionalisme para dokter.

Meski   para  dokter   bekerja di daerah  dengan fasilitas terbatas,   diharapkan kualitas pelayanan pada masyarakat di NTT    ditingkatkan.

MCU, kata Mario  Nara, juga   memudahkan para dokter di NTT mengikuti simposium atau seminar perkembangan ilmu kedokteran  yang memerlukan biaya besar bila harus berangkat  ke Bali dan Jawa.

”MCU bisa  jadi sarana reuni para dokter se-NTT,  ini juga  bagian  promosi  pariwisata Kabupaten Sikka  oleh IDI Sikka,”  ujar Mario  Nara.

Simposium menghadirkan   narasumber dokter spesialis senior dari  Malang, Kupang dan Maumere.  Materi kegawatan bayi baru lahir  oleh dr. Mario B. Nara, Sp.A. Penatalaksaan terkini hipertensi  disampaikan dr. Asep Purnama Sp.PD. Penanganan dan pencegahan  infeksi rabies  oleh dr. Candida Sp.S, Penanganna TBC dengan kondisi khusus (dr. Merici  Boro, Sp.PD). Penangan fraktur dan dislokasi (dr. Su Djie To Rante, Sp.T dari RS Sikoam Kupang. Perawatan luka diabetes dan luka bakar (dr.Alders Nitbani Sp.B dari RSU WZ Yohanes Kupang).  Tatalaksana awal ACS dan aritmia   FKTP  oleh dr. Setyasih Anjarwani,Sp.JP(K) dari RSU Syaiful Anwar Malang)

Pariwisata Harus Sejahterakan Warga Lokal

Seperti Kandang Ternak Bangunan SD Paralel Mbinudita Sumba Timur

Siswa di SMAK Suria Atambua Dilarang Pakai Handphone Saat Jam Sekolah

Materi pelatihan,   melliputi penanganan persalinan letak sungsang   oleh tim spesais Obgin RSUD dr.TC. Hillers). Pemasangan tampon pada epistaxis  oleh tim dr. spesialis THT RSU Syaiful anwar Malang. Penilaian tumbuh kembang anak  disampaikan   Dr. Dr. Simplisia Sp.A, dari Surabaya, update kegawatan trauma  oleh dr. A. Fredy Sp.EM dari Malang dan pendekatan klinis pasien keluhan rhemumatik   oleh dr. Perdana A R,Sp.PD dari Malang.

Ketua  penyelenggara,  dr. Dewi Terang, mengatakan  MCU3 ini didukung  PT DIPA Pharmalab, RS Siloam Kupang, Go Hotel Maumere, Apotik Winola, Laboratorium Mahardika, RSUD dr. TC Hillers Maumere, BPJS Cabang  Sikka, Apotik Agradece, Apotik Waioti dan Laboratorium Klinik Prodia. 

“Peserta sangat antusias ikuti  simposium.  Mereka  menanyakan berbagai  permasalahan ditemui saat bekerja di RS dan Puskesmas.  Dari   quesioner yang disebar  panitia, mereka puas  dan  mengharapkan MCU diadakan setiap tahun,” kata Dewi  Terang.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved