Mariana Sebut Potensi Bambu di Nagekeo Menjanjikan

Camat Boawae Mariana Wea, S.Sos menyebutkan potensi Bambu di Nagekeo sangat menjanjikan.

Mariana Sebut Potensi Bambu di Nagekeo Menjanjikan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Pelatihan kerajinan tangan berbahan bambu oleh Dinas Naker Trans di Aula Kantor Camat Boawae, Jumat (572019). 

Mariana Sebut Potensi Bambu di Nagekeo Menjanjikan

POS-KUPANG.COM | MBAY- Camat Boawae Mariana Wea, S.Sos menyebutkan potensi Bambu di Nagekeo sangat menjanjikan.

Mariana mengatakan karena potensinya luar biasa maka Dinas Transmigrasi dan Tenaga gencar untuk memberikan pelatihan bagi Pencari Kerja (Pencaker).

Mariana mengatakan Pelatihan kerajinan tangan berbahan dasar Bambu merupakan kegiatan yang sangat positif.

"Kabupaten Nagekeo memiliki potensi bambu yang sangat menjanjikan. Jadi pelatihan ini sangat baik bagi para pencari kerja. Dengan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, bambu dapat kita jadikan barang-barang yang bernilai ekonomi tinggi, seperti mebel, lemari dan sebagainya. Kalau ditekuni tentu hasilnya akan cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," ungkap Mariana, Minggu (7/7/2019).

Mariana mengharapkan agar para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan baik untuk belajar dan menjadi lebih terampil bekerja

Terpisah peserta kegiatan, Paulus Wogo, menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dapat mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

"Di desa saya banyak bambu, tentu saya akan manfaatkan untuk membuat berbagai bentuk kerajinan sesuai ilmu yang saya dapatkan di sini," ungkapnya.

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Nagekeo Adakan Pelatihan Kerajinan Tangan Berbahan Bambu

Ada Bambu di Sekitarmu? Coba Geluti Bisnis Ini, Hasilnya Menggiurkan, Raup Ratusan Juta Per Bulan

Ia menyampaikan dirinya pernah mengikuti pelatihan mebeler di Bali pada tahun 2000 yang lalu.

"Ketika pulang ke sini, saya tidak punya modal sehingga ilmu itu sia-sia saja. Makanya, saya berharap bukan cuma ilmu yang kami dapatkan di sini tetapi juga bantuan peralatan," harapnya.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Nagekeo, Marselinus Lowa, mengatakan pelatihan keterampilan kerajinan tangan bebahan dasar bambu bagi pencari kerja dilaksanakan selama 30 hari dan akan ditambah 7 hari magang pada tempat yang akan ditentukan oleh Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved