Liga 1 Musim 2019

Gonta-ganti Pemain dan Pelatih Penyebab Maung Bandung Persib Sering Terseok Awal Musim Kompetisi?

Satu-satunya hasil positif yang sejauh ini diraih Persib, dibukukan saat bertemu Persipura Jayapura pada pekan pertama. Dalam pertandingan yang berlan

Gonta-ganti Pemain dan Pelatih Penyebab Maung Bandung Persib Sering Terseok Awal Musim Kompetisi?
instagram/@officialpersebaya
Pemain Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung dalam ajang Piala Presiden. Dalam laga itu Persebaya berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor 3-2. 

Bahkan pada awal musim 2019 ini saja, perombakan pemain yang dilakukan Persib mencapai 70 persen. Juara dua kali Liga Indonesia itu melepas 13 pemain dari skuad musim 2018, termasuk Eka Ramdani yang memutuskan pensiun.

Sebagai gantinya, Persib mendatangkan 11 pemain baru, termasuk Srdjan Lopicic, yang menjelang kompetisi bergulir dicoret karena performanya pada awal musim kurang memuaskan.

Sementara itu di sektor pelatih, menghadapi kompetisi 2019, Maung Bandung sampai dua kali berganti juru taktik.

Setelah memutus kontrak Mario Gomez pada akhir musim 2018, Persibmenunjuk Miljan Radovic sebagai penggantinya.

Namun, kebersamaan Radovic bersama Persib hanya berlangsung selama empat bulan. Pelatih asal Montenegro itu terdepak dan digantikan oleh Robert Rene Alberts, beberapa pekan sebelum kompetisi 2019 dimulai.

Kebiasaan Persib yang sering rombak pasang tim menjelang musim baru digelar, pernah mendapat sentilan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam pidatonya pada acara launching tim Persib musim 2019, pertengahan Mei lalu.

"Kalau sudah punya the winning team, jangan banyak diganti. Tahun 2014 dan 2015 itu the winning team, itu susah, lalu terpecah-pecah," kata sosok yang biasa disapa Kang Emil tu.

Pernyataan Kang Emil, diamini oleh pelatih legendaris Persib, Indra Thohir. Sosok yang berjasa membawa Persib juara era terakhir Kompetisi Perserikatan (1993-94) dan Liga Indonesia pertama (1994-95) itu mengatakan, perombakan skuad yang terlalu sering dilakukan pada awal musim bukan hal yang bagus.

Sebab, dengan terlalu seringnya melakukan perombakan tim dan berganti pelatih, bisa membuat kekompakan dan harmonisasi di dalam tim yang sudah terjalin, mengalami gangguan.

Juga, para pemain harus kembali beradaptasi dengan gaya main dari pelatih baru. Sebab, setiap pelatih puya gaya dan filosofi bermain yang berbeda.

Halaman
123
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved