Produksi Sophia, Marius Jelamu : Kami Bukan Legalkan Minum Mabuk

Pemerintah NTT produksi Sophia itu untuk memberi nilai tambah terhadap minuman tradisional beralkohol di NTT

Produksi Sophia,  Marius Jelamu : Kami Bukan Legalkan Minum Mabuk
TRIBUNNEWS
Ilustrasi minuman keras 

Produksi Sophia - Marius Jelamu : Kami Bukan Legalkan Minum Mabuk

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- "Pemerintah NTT produksi Sophia itu untuk memberi nilai tambah terhadap minuman tradisional beralkohol di NTT. Jadi kami bukan legalkan miras untuk minum mabuk," .

Hal ini disampaikan Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Marius Jelamu,M.Si , Sabtu (6/7/2019).

Menurut Marius, produksi Sophia sudah melalui tahapan yang berkualitas di Laboratorium.

"Selama ini kita lihat minuman keras (miras) tradisional seperti sopi atua moke itu diproduksi secara tradisional. Produksi seperti itu bsik,namun kita tidak mengetahui pasti kadar alkohol,serta zat-zat beracun lainnya," kata Marius.

Kasdam IV/Diponegoro Lakukan Pengawasan Operasi di Wilayah Sektor Timur Belu

Renungan Harian Kristen Protestan Sabtu 6 Juli 2019 Melihat Lebih Dalam

Prodi Pendidikan Teologi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Gelar Reuni, Ini Tujuannya

Karena itu, lanjut Marius, dengan adanya produksi Sophia maka kadar alkohol dari minuman keras itu diatur sesuai golongan A, B dan C.

"Jadi ada proses sampai pada hasil yang namanya Sophia. Prosesnya melalui laboratorium sehingga baik kadar alkoholnya diatur. Selain itu, zat-zat beracun dikeluarkan saat proses," katanya.

Dikatakan, adanya Sophia, maka pemerintah akan mengatur secara baik menyangkut siapa saja yang layak membeli Sophia.

"Kita kendalikan masyarakat agar tidak minum banyak," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved