Tiba di Malaysia, Tim Karate NTT Siap Berlaga, Milo Internasional Karate Championship 2019

Setelah menjalani try out pertama pada kejurnas Shoto-Kai di Surabaya dengan hasil memuaskan, Tim Karate FORKI NTT, Kamis kemarin bertolak ke Malaysia

Tiba di Malaysia, Tim Karate NTT Siap Berlaga, Milo Internasional Karate Championship 2019
Ferdy Hayon
ATLET - Atlet karateka Pra PON NTT didampingi pelatih kepala, Agus Bria Seran (kanan) dan anggota pelatih Yohanes Sinu (paling kiri) pose bersama usai latihan, di aula Bank NTT, Selasa (20/10/2015). 

Tiba di Malaysia, Tim Karate NTT Siap Berlaga, Milo Internasional Karate Championship 2019

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Sipri Seko

POS-KUPANG.COM- Setelah menjalani try out pertama pada kejurnas Shoto-Kai di Surabaya dengan hasil memuaskan, Tim Karate FORKI NTT, Kamis (4/7) kemarin telah bertolak ke Malaysia.

Keberangkatan Tim karate FORKI NTT ke Malaysia adalah untuk mengikuti Milo Internasional Karate Championship 2019 di Malaysia yang akan mulai di gelar 5-7 Juli 2019.

Petang kemarin Tim Karate NTT yang dipimpin langsung ketua FORKI NTT, Fransiscus Fernando tiba di Malaysia.

Fernando kepada koran ini menjelaskan keikutsertaan tim Karate FORKI NTT dalam Kejuaraan Karate Internasional di Malaysia ini, sebagai ajang try out kedua, untuk mengukur kemampuan para karateka, baik tehnik, fisik maupun mental bertanding, sekaligus menambah jam bertanding mereka.

Pelatih Karate Indonesia, Sensei Willem Mantiri Latih Karateka NTT

"Try Out pertama di Surabaya kemarin, hasilnya cukup memuaskan, dimana kita meraih 11 emas, 7 perak dan 3 perunggu," terangnya.

Walau hasil yang diraih di Surabaya cukup memuaskan, namun tentunya belum bisa dijadikan tolok ukur kesiapan para karateka tersebut, sehingga mereka kita ikutkan lagi dalam level kejuaraan Karate yang lebih tinggi.

"Kejuaraan karate di Malaysia ini, selian diikuti Karateka Malaysai juga diikuti karateka dari berbagai negara lainnya, sehingga tentunya sangat bagus untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan dan kekurangan para karateka kita, untuk pembenahan lebih lanjut." jelasnya

7 Atlet TTU Raih Medali Pada Kejuaraan Karate Open Timor Leste

Untuk Kejuraan di Malaysia ini, Tidak semua Karate yang dibawa ke Surabaya diikutkan ke Malaysia.

"Kita hanya membawa para peraih medali emas di Surabaya, serta peraih perak yang dinilai punya potensi, untuk melihat lagi kesiapan mereka bersaing di level yang lebih tinggi," katanya.

Ada 15 orang karateka putra dan putri yang dibawa berlaga di Malaysia, yang akan betanding di nomor kata maupun Kumite.

Ke-15 karateka tersebut antara lain, Gandi Darma Pratama, Eugenia Eleonora Ao, Maria Yosefina Dengor, Cornelia Elisabeth, Yohana Tora Kalanda Lobo, Oktaviano Ronaldo Luis Mbu,
Revandance Martin Kerek, Yohanes Edwin Sai, M. Fajar Ramadhan, Sisilia Raimunda, Yuliana Kaka Daha, Rahmat Choirudin, Genoveva Theresa Mamo, Mersiana Shicilia Taneo, Jasmin Michella

Keta Persaingan Atlet Karate di Kejurnas Malang Open

Para karateka tersebut nantinya akan didampingi dua orang pelatih, yakni mantan pelatih Timnas Karate, Sihang Willem Mantiri dan Sensei Omita Olga Ompi. Turut mendampingi tim Karate NTT, Agus Ririmase , Herman Leo, Wempy Ello, Joktan F. Taneo, Markus Thomas Hermanus sebagai offisial.

"Kita mengharapkan dukungan dan Doa masyarakat NTT pada umumnya dan masyarakat Karate pada khususnya agar tim Karate Forki NTT, bisa memperoleh hasil yang memuaskan," harap Fernando.(*)

Penulis: Sipri Seko
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved