NTT Jajaki Ekspor Produk dari Kelor ke Timor Leste

Provinsi NTT akan menjajaki ekspor produk dari Kelor ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) . Produk tersebut adalah sabun dari bahan baku kelor

NTT Jajaki Ekspor Produk dari Kelor ke Timor Leste
ilustrasi/kompas.com
Kapsul daun kelor 

NTT Jajaki Ekspor Produk dari Kelor ke Timor Leste

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Provinsi NTT akan menjajaki ekspor produk dari Kelor ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) . Produk tersebut adalah sabun dari bahan baku kelor/marungga.

Hal disampaikan Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) NTT, M. Nasir Abdullah melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Kirenius Tallo, Jumat (5/7/2019).

Menurut Tallo, Pemprov NTT akan menjajaki kerjasama dengan Timor Leste di bidang perdagangan. Produk yang akan ditawarkan ke Timor Leste adalah produk berbahan kelor

"Kita menjajaki kemungkinan adanya peluang ekspor ke Timor Leste dan untuk awalnya ada beberapa produk yang kita tawarkan, yakni sabun padat dan sabun cair berbahan kelor," kata Tallo.

Yuk Tanam Kelor, Oktober Mendatang NTT Ekspor Kelor ke Jepang Loh!

Dijelaskan, selain sabun dari kelor, ada juga produk minyak VCO dan shampo.

"Shampo ini bahan bakunya dari gula Sabu. Kita akan tawarkan produk-produk itu ke Timor Leste dan peluang untuk ekpsor pasti kita lakukan. Produk-produk itu kita akan bawa juga dalam jumlah yang cukup," katanya.

Dikatakan, walapun perbandingan antara Indonesia (NTT) dan Timor Leste itu berbeda, namun penjajakan akan dilakukan.

"Untuk keperluan itu, maka kita akan jajaki ke Timor Leste dalam waktu dekat. Kami sudah masukan surat ke bapak gubernur untuk maksud tersebut," katanya.

Dia mengatakan, sesuai rencana, Pemprov NTT akan ke Timor Leste pada tanggal 29 Juli 2019 bersama beberapa pelaku usaha.

Manfaat Lain Daun Kelor, Bisa Untuk Menangkal Guna-Guna

"Selain itu, ada juga ikan mentah yang menjadi kebutuhan di Timor Leste. Kita sudah komunikasi dengan Konsulat Timor Leste dan dikatakan bahwa salah satu kebutuhan di Timor Leste adalah ikan mentah," ujarnya.

Tallo mengakui, keberangkatan Pemprov NTT ke Timor Leste dengan tujuan menjajaki kerjasama ekspor impor

"Kita akan bertemu KBRI di sana dan lakukan komunikasi sehingga ada pertemuan antara pelaku usaha dari NTT dan Timor Leste. Setelah kita pulang kita lakukan pertemuan juga dengan pelaku usaha di NTT , menyampaikan soal peluang kerja sama ini," ujarnya.

Tallo mengakui, Gubernur NTT mengharapkan agar jangan pemerintah yang ke Timor Leste tetapi harus menyertakan pelaku usaha.

Pemda TTS Lirik Pasar Timor Leste

"Kita juga akan lihat potensi di Timor Leste yang bisa kita impor. Kita juga dapat informasi bahwa kopi di Timor Leste bagus, namun tidak diolah,karena itu kita bisa impor biji kopi kemudian kita olah di NTT lalu kita ekspor produknya ke Timor Leste," ujarnya.

Dia mengakui, arus ekspor selama ini paling banyak adalah bahan pokok. Namun, bahan pokok itu bukan dari NTT tetapi dari Jawa dan lainnya. "Hanya saja dibawa lewat NTT masuk ke Timor Leste," ujarnya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved