Perusahaan Diduga Sekongkol Ikut Penawaran Proyek Air Minum Rp 1,9 Miliar di Sikka

Lelang proyek pembangunan penangkapan air di Kelurahan Hewuli kembali dillit masalah.

Perusahaan Diduga Sekongkol Ikut Penawaran Proyek  Air  Minum Rp 1,9  Miliar di  Sikka
KOMPAS.COM
Ilustrasi uang dalam amplop 

Perusahaan Diduga Sekongkol Ikut Penawaran Proyek  Air  Minum Rp 1,9  Miliar di  Sikka 

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Lelang  proyek  pembangunan  penangkapan air  di Kelurahan  Hewuli  dan  Kelurahan Wuring,  Kecamatan Alok Barat,  Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores  kembali   dillit masalah.

Rekanan  CV. Anisa  dan  CV. Andika,  yang disanggah oleh  CV.Burotino,  diduga  bersekongkol  malah diterima Pojka melakukan  penawaran hingga  pembuktian.

Pokja proyek  pembangunan penangkapan  air minum, Deny  da  Lopez, ditelphon  POS-KUPANG.COM, Kamis  (4/7/2019)  pagi tak menjawab panggilan telpon.  Pesan  WhatsApp  dikirim   belum  direspon.

Dari Hasil Analisis BMKG, Ada 6 Kabupaten/Kota Di NTT Teridentifikasi Alami Potensi Kekeringan

Renungan Harian Kristen Protestan, Kamis 4 Juli 2019: Karunia Roh dan Akal Sehat Sangat Berkaitan

Saat Ditemukan Kondisi Mengenaskan, Begini Nasib Anjing Dibawa Wanita ke Masjid

Keteragan  dihimpun  POS-KUPANG.COM,  Kamis  pagi di Maumere menyebutkan kedua perusahan disanggah atas   dugaan persekongkolan dalam lelang proyek  ini.    Sanggaha dilakukan karena  dokumen  diduga dikerjakan  oleh seorang dengan isi  dokumen yang sama menyangkut  metode,  jadwal dan  teknis lainnya. Lebih  celaka lagi, alamat kedua  perusahaan ini diduga sama yang diyakini  dimiliki oleh  seorang.

“Ketentuan Bab  III pasal 6  aturan  lelang sudah  tegas  menyatakan apabila  dua perusahaan   lakukan persekongkolan  minimal  dengan dua bukti   maka harus  dimasukkan dalam  daftar hitam,” beber   salah  satu rekanan kepada  POS-KUPANG.COM,  Kamis pag di Maumere.

Namun yang  terjadi,  Pojka menerima penawaran kedua  rekanan  dan    telah selesai  melakukan pembuktian. Dua  perusahan  yang berasal  dari satu  alamat  memberikan penawaran rendah  dan kemungkinan  dijadikan pemenang proyek  senilai  Rp 1,9  milir  pembangunan   penangkapan air 15 liter/detik  tahun  2019.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved