Nelayan di Flores Timur Tenggelam, Hari Ketiga Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Hingga hari ketiga pasca tenggelamnya Fandi Tukan, nelayan asal Desa Lewolaga Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur NTT, tim SAR Gabungan terus m

Nelayan di Flores Timur Tenggelam, Hari Ketiga Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian
Istimewa
Proses pencarian nelayan Flotim yang tenggelam di Perairan Konga oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (3/7/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Hingga hari ketiga pasca tenggelamnya Fandi Tukan, nelayan asal Desa Lewolaga Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur NTT, tim SAR Gabungan terus melakukan operasi pencarian.

Pencarian pada hari ketiga, Kamis (4/7/2019) dilakukan oleh tim SAR Gabungan yang melibatkan personil Kantor SAR Maumere, personil Posmat AL Flotim, anggota Babinsa, anggota Polsek Ilebura, anggota Bhabinkamtibmas, personil Tagana serta masyarakat sekitar lokasi tenggelamnya nelayan tersebut.

Fandi diketahui tenggelam di Perairan Desa Nobo Kecamatan Ilebura Kabupaten Flores Timur, NTT.

Tiga Wanita dari Kalangan Milenial ini Berpotensi Jadi Menteri, Siapa Saja?

Danposmat TNI AL Flores Timur, Serka Mohamad S, mengatakan, pada Rabu (3/7/2019), tim gabungan telahelakukan pencarian korban di sekitar perairan Pulau Konga Kabupaten Flotim. Penyisiran di lokasi tersebut mulai dilaksanakan sejak pukul 06.30 Wita bersama nelayan dan  masyarakat.

Selain di perairan Pulau Konga, tim juga melakukan penyisiran untuk mencari korban di Perairan Waidoko, Perairan Ritaebang dan Perairan Pulau Tiga.

Maumere-Sikka, Tuan Rumah Perayaan Hari Kontrasepsi Nasional

Danposmat menjelaskan, pada pukul 18.00 wita tim SAR Gabungan kembali ke Posko di TPI Nurabelen untuk menyudahi pencarian hari kedua. Di tempat tersebut tim melaksanakan debriefing, evaluasi area serta doa bersama.

"Untuk SAR gabungan, pencarian nelayan tenggelam di Desa Nobo kecamatan Ilebura pada hari kedua kemarin hasilnya nihil, korban belum ditemukan, sehingga akan dilanjutkan proses pencariannya kembali," kata Danposmat Serka Muhammad.

Dalam proses pencarian tersebut, tim dilengkapi dengan peralatan yang terdiri dari 1 unit Sekoci karet, 5 unit bagan/kelong serta satu unit perahu jolor. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved