JMK3 dan KPA Kota Kupang Lakukan Mobile VCT Demi Cegah HIV & AIDS

JMK3 bersama KPA Kota Kupang melakukan mobile Vollentary Conseling and Testing(VCT) di Pos Yandu Mawar 1, Kelurahan Naikoten 2, Kecamatan Kota Raja

JMK3 dan KPA Kota Kupang Lakukan Mobile VCT Demi Cegah HIV & AIDS
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Pengambilan darah untuk deteksi dini HIV dan AIDS di Pos Yandu Mawar 1, Kelurahan Naikoten 2, Kecamatan Kota Raja, Kamis (472019). 

JMK3 dan KPA Kota Kupang Lakukan Mobile VCT Demi Cegah HIV & AIDS

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Organisasi Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang (JMK3) bersama Komisi Penanggulangan AIDS Kota Kupang (KPA) melakukan mobile Vollentary Conseling and Testing(VCT) di Pos Yandu Mawar 1, Kelurahan Naikoten 2, Kecamatan Kota Raja, Kamis (4/7/2019).

Mobile VCT dan 3 Zero adalah Upaya pencegahan untuk penanggulangan terhadap penyebaran HIV dan AIDS.

Edno Taopan sebagai ketua tim kegiatan di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan di Kota Kupang harus terus dilakukan dengan melibatkan semua unsur terkait terutama masyarakat sebagai basis penyebaran.

"Salah satu upaya yg dilakukan adalah mendekatkan layanan dengan melakukan Mobile VCT untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya melakukan deteksi dini terhadap diri, dengan menyadari status HIV dalam tubuh akan memudahkan upaya pencegahan dan upaya pengobatan," ungkapnya.

JMK3 Gelar Seminar Sehari Bagi Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang

Ia menjelaskan saat dilakukan secara rutin di 51 kelurahan di kota kupang. "Upaya ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat mengenai penting deteksi dini sekaligus mengajak masyarakat secara masif dan bersama-sama memerangi penyebaran HIV dan AIDS," ungkapnya.

Lanjutnya upaya tersebut dalam mencapai tiga tujuan besar penanggulangan AIDS yakni 1.Zero New Infectioan (tidak ada lagi infeksi baru), 2. Zero death related AIDS (tidak ada lagi orang HIV yang meninggal karena AIDS), dan ketiga Zero Stigma dan Discrimination (tidak ada stigma dan diskriminasi).

Sementara itu, Defiandi Selan selaku Ketua Umum Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang (JMK3) menyampaikan pihaknya menyambut antuasias kegitan tersebut.

JMK3 Terima Anggota Baru Akomodir Mahasiswa Kesehatan di NTT

"Karena bersama KPA Kota Kupang juga kami bisa berkesempatan bersentuhan langsung dengan masyarakat dan juga kami lebih tahu situasi di masyarkat hari ini yang dimana reaksi mereka dalam menerima proses upaya pencegahan HIV & AIDS," ungkap Selan.

Defiandi menambahkan pihaknya dengan senang hati akan terus bersinergi dalam hal- hal yang baik dalam upaya pencegahan penyakit di masyarakat Nusa Tenggara Timur umumnya dan khususnya di Kota Kupang saat ini.

"Kami juga berharap masyarakat selalu siap di layani dari Pihak Layanan Kesehatan yang kiranya dapat membantu dalam pencegahan penyakit," katanya.

Defiandi Selan Terpilih Jadi Ketua JMK3, Ini Harapan Mahasiswa Stikes Nusantara Kupang

Aprianus Lanang, Ketua RT 06 sekaligus Ketua WPA Kelurahan Naikoten II, mengatakan bahwa anggota Posyandu Mawar 1 sebanyak 60 orang, keaktifan dari peserta posyandu ini tidak tentu kadang yang hadir sekitar 30-40 orang, dan ini yang menjadi kendala.

"Dalam kegiatan terdapat 26 orang yg telah diambil darahnya untuk ketahui lebih dini status HIV & AIDS, sedangkan ada beberapa orang yg masih merasa takut, namun sebagai ketua RT 06 dan sekaligus Ketua WPA Kelurahan Naikoten II saya tetap menghimbau kepada masyarakat di wilayah ini agar kali berikut bisa semuanya bersedia untuk di ambil darahnya guna cek status HIV & AIDS masing-masing," ungkapnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved