Pernikahan Sedarah, Kakak Nikahi Adik Kandung di Bulukumba, Ayah Ingin Anaknya Ditenggelamkan

Mereka pun harus menerima konsekuensi dari perbuatan inses itu, termasuk dikucilkan dan tak direstui keluarga.

Pernikahan Sedarah, Kakak Nikahi Adik Kandung di Bulukumba, Ayah Ingin Anaknya Ditenggelamkan
HO via Tribun Timur
Ansar Mustamin saat akad nikah siri dengan FI, di Jl Tirtayasa, RT 58, Balikpapan Tengah, Gunung Sali Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (23/6/2019). 

Pernikahan Sedarah, Kakak Nikahi Adik Kandung di Bulukumba, Ayah Ingin Anaknya Ditenggelamkan

POS KUPANG.COM -- Akibat pernikahan sedarah / saudara kandung di Bulukumba, sang ayah ingin anaknya dihabisi dengan cara sadis ini.

Peristiwa pernikahan sedarah atau antara saudara kandung, Ansar Mustamin (32) dengan FI (20) sungguh mencoreng wajah keluarga besarnya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Mereka pun harus menerima konsekuensi dari perbuatan inses itu, termasuk dikucilkan dan tak direstui keluarga.

Mustamin, ayah kandung Ansar Mustamin dan FI mengatakan, dirinya ingin kedua anaknya tersebut menjauh dari keluarga sebab sangat malu menghadapi kenyataan ini.

Tak hanya itu, Mustamin juga ingin agar kedua buah hatinya dijatuhi hukuman setimpal karena telah melanggar ajaran agama dan hukum positif.

Andai ada hukum adat, maka hukum adat yang bisa dijatuhkan agar setimpal.

"Saya tidak mau lagi melihat kedua anak itu. Jika hukum adat bisa dilakukan, kedua anak ini akan 'di-labu' (ditenggelamkan di laut dengan cara dimasukkan ke karung)," ujar Mustamin merespon aib dalam keluarganya.

Pernikahan Ansar Mustamin dengan adik bungsunya awalnya tanpa sepengatahuan keluarga di Bulukumba.

Baru terbongkar ketika keluarga mendapat kiriman foto dan video akad nikah yang berlangsung di Jl Tirtayasa, RT 58, Balikpapan Tengah, Gunung Sali Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (23/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved