Park Yoochun Menangis dan Minta Maaf pada Penggemar Pasca Divonis 2 Tahun

Mantan member boyband K-Pop JYJ, Park Yoochun menangis saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah pengadilan memvonisnya dalam kasus penyalahg

Park Yoochun Menangis dan Minta Maaf pada Penggemar Pasca Divonis 2 Tahun
Soompi
Park Yoochun 

POS KUPANG.COM -- Mantan member boyband K-Pop JYJ, Park Yoochun menangis saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah pengadilan memvonisnya dalam kasus penyalahgunaan narkotika pada Selasa (2/7/2019).

Ia dijatuhi hukuman dua tahun dengan masa percobaan 10 bulan penjara dan denda 1,4 juta won.

Selama wawancara dengan awak media, Park Yoochun terlihat menangis dan beberapa kali menyeka air matanya.

• Postingan Para Member EXO Melepas D.O yang Berangkat Wamil, Lay Ikut Kumpul

Ia meminta maaf kepada kepada publik karena menyebabkan kecemasan dan berjanji menjalani hukumannya dengan baik.

"Dengan tulus, saya sekali lagi meminta maaf kepada setiap orang yang sudah khawatir (kepada saya). Saya akan melakukan yang terbaik dengan hidup lebih baik sambil menjadi sukarelawan bagi masyarakat di masa depan. Saya pastikan itu, maafkan saya," ujarPark Yoochun.

Tangisnya pecah ketika ia meminta maaf kepada para penggemar yang tak henti-hentinya memberikan dukungan.

"Kepada penggemar saya, saya minta maaf. Saya sangat menyesal," katanya sambil menyeka air mata.

Mantan member JYJ, Park Yoochun menangis dan meminta maaf kepada penggemar setelah terbukti mengonsumsi narkoba. (Koreaboo)
Ketika ditanya terkait vonis hukumannya, lagi-lagi mantan member TVXQ itu mengucap permintaan maafnya.

Park Yoochun sebelumnya dinyatakan positif mengandung zat Philopon.

• Positif Gunakan Narkoba, Park Yoochun Diputus Kontrak oleh Agensinya

Park Yoochun diduga membeli 1,5 gram Philopon bersama mantan pacarnya Hwang Hana dalam tiga kesempatan antara Februari dan Maret 2019.

Ia disebut menyuntikkan narkoba sebanyak lima kali.

Polisi menahan Park Yoochun dalam kasus penyalahgunaan narkotika pada Jumat (26/4/2019).

Ia ditahan karena ada kekhawatiran akan menghancurkan bukti atau melarikan diri.

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved