Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam Di Kodi Utara

Titik lokasi kejadian itu hanya berdasarkan cerita isteri korban yang mengaku suaminya biasa memancing ikan di lokasi itu.

Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam Di Kodi Utara
POS KUPANG/PETRUS PITER
Tim badan search and rescue (Basarnas) Waingapu, Kabupaten Sumba Timur bersama tim badan penanggulangan bencana daerah Sumba Barat Daya menghentikan sementara pencarian korban tenggelam di laut Kawoto Maramara

Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam Di Kodi Utara

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Tim badan search and rescue (Basarnas) Waingapu, Kabupaten Sumba Timur bersama tim badan penanggulangan bencana daerah Sumba Barat Daya menghentikan sementara pencarian korban tenggelam di laut Kawoto Maramarapu di wilayah perairan tanjung karoso di Desa Hamali Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Selasa (2/7/2019) pukul 15.35 wita.

Tim Basarnas menghentikan sementara pencarian korban Radu Bani (57) warga Dusun IV, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya karena sudah melakukan pencarian selama 4 hari terhitung Sabtu (29/6/2019) hingga Selasa (2/7/2019) pukul 15.30 wita.

Sampai saat ini, belum menemukan korban atau barang bukti berupa tali pancing, umpan, sendal atau pakaian yang dikenakan korban saat pergi memancing sebagai petunjuk korban melakukan aktivitas pancing ikan di wilayah itu.

Dua Peringatan Dini di NTT Hari Ini, Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Waspadalah!

LINK LIVE STREAMING Copa America 2019, Brasil vs Argentina, Siapa Lolos ke Final?

Cobain Diet Apel yuk, Ampuh Turunkan Berat Badan Secara Drastis, Tapi Perlu Perhatikan Poin Ini!

Titik lokasi kejadian itu hanya berdasarkan cerita isteri korban yang mengaku suaminya biasa memancing ikan di lokasi itu.

Hal itu karena pada hari Jumat (28/7/2019) pagi, korban pamit pergi ke kebun dan seterusnya pergi memancing. Saat itu, isteri korban mengaku melihat korban membawa pula alat pancing ikan.

Dua Peringatan Dini di NTT Hari Ini, Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Waspadalah!

LINK LIVE STREAMING Copa America 2019, Brasil vs Argentina, Siapa Lolos ke Final?

Semua Kontingen Diterima Secara Adat di Kediaman Bupati Malaka

Koordinasi Pos Basarnas Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Hendri Plaikol didampingi kepala bidang rehabilitasi pada badan penanggulangan bencana daerah Sumba Barat Daya, Kosmas Sindu menyampaikan hal itu kepada keluarga korban di pantai Kawoto Maramarapu di tanjung Karoso di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Selasa (2/7/2019) sore.

Plaikol menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban Radu Bani atas upaya keras bersama timnya melakukan pencarian korban di perairan tanjung karoso tetapi belum membuahkan hasil.

Meski demikian, ia meminta keluarga tetap memberikan informasi bila menemukan atau melihat tanda-tanda adanya korban di wilayah itu.

Sementara itu Kosmas Sindu meminta kerjasama keluarga korban untuk saling memberi informasi bila menemukan korban di perairan tanjung karoso sehingga secepatnya tertangani.

TES KEPRIBADIAN: Yuk Cek Kepribadian Kamu Lewat 3 Gambar Telur ini, Mana yang Jadi Pilihanmu?

Denada : Shakira Sempat Rewel Lantaran Sulit Menghubungi Papanya

Dikabarkan Dekat, Luna Maya Akhirnya Blak-blakan Ungkap Hubungannya dengan Faisal Nasimuddin

Terhadap hal itu keluarga korban tetap berharap pemerintah dalam hal ini tim basarnas tetap membantu melakukan pencarian atau sewaktu-waktu datang melakukan pencarian bila keleurga membutuhkannya.

seperti disaksikan pos kupang.com di lokasi kejadian, Selasa (2/7/2019) pagi, tim basarnas melakukan pencarian dengan berjalan kaki menyisir pinggir pantai tanjung karoso maupun menggunakan sebuah perahu karet.

Tim basarnas tidak dapat melakukan pencarian hingga laut dalam karena gelombang sangat tinggi. Sementara peralatan yang digunakan hanya sebuah perahu karet.

Pencarian yang dimulai pukul 6.00 pagi berakhir pukul 15.00 wita. Selanjutnya, tim basarnas bertemua keluarga menyampaikan keputusan mengjentikan sementara pencarian korban karena sudah empat hari melakukan pencarian tetapi belum menemukan korban atau barang bukti lain sebagai petunjuk lebih lanjut melakukan pencarian.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved