Pedagang di Kefamenanu Mengaku Ambil Pinang dari Sumatra dan Surabaya

Pedagang di Kota Kefamenanu, Ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara, Nurmiyati mengaku pinang yang dijual di Kefa didatangkan dari Sumatera dan Surabaya

Pedagang di Kefamenanu Mengaku Ambil Pinang dari Sumatra dan Surabaya
POS-KUPANG.COM/ Thomas Mbenu Nulangi
Beberapa jenis pinang yang dijual Nurmiyati di Pasa Lama Kefamenanu, Senin (272019). 

Pedagang di Kefamenanu Mengaku Ambil Pinang dari Sumatra dan Surabaya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Nurmiyati, salah seorang pedagang yang setiap hari melakukan aktivitasnya berjualan di pasar lama Kefamenanu mengaku pinang yang dijualnya berasal dari Sumatra dan Surabaya.

Selain pinang dari Sumatra dan Surabaya, Nurmiyati juga menjual pinang lokal. Pinang lokal tersebut berasal dari Larantuka dan Alor.

"Pinang ini kami beli dari orang yang ada di Kupang. Tapi orang yang di Kupang beli pinang ini dari Sumatra dan Surabaya," ungkap Nurmiyati kepada Pos Kupang di Pasar Lama Kefamenanu, Selasa (2/7/2019).

Nurmiyati mengatakan, pinang yang ia jual bermacam-macam jenis dengan kualitas yang berbeda diantaranya pinang Sumatra, Surabaya, dan Larantuka.

"Kalau pinang dari Larantuka dan Alor itu kan pinang lokal. Nah kalau kualitasnya yang lebih bagus itu pinang dari Sumatra dan Surabaya," ujarnya.

Nurmiyati mengaku, pinang Sumatra dan Surabaya tersebut ia beli dengan harga Rp. 60.000 per kg. Sedangkan pinang lokal dibeli dengan harga Rp. 52.000-55.000 per kg.

Oma Lina Bilang Kalau Tidak Makan Sirih Pinang Ngantuk

Di Pasar Oesapa Pinang Asal Alor 80 Ribu Per Kg, Bagaimana Pinang Ambon dan Flores?

Thomas Lopo Habiskan 1,2 Juta Perbulan Hanya Untuk Sirih Pinang

"Tapi harga itu tidak menentu. Kadang ada orang yang bawa hari ini mereka kasih harga murah, tapi besok orang lain yang bawa harga beda lagi, jadi harga tergantung mereka yang kasi ke kita," ungkapnya.

Nurmiyati menambahkan, saat ini harga pinang memang sudah tidak semahal dulu. Harga pinang sudah turun sejak dua bulan terakhir. (*).

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved