Cari Pasangan Kawin, Seekor Komodo Malah Masuk ke Toilet Warga, Berhasil Dievakuasi BBKSDA

demi menjaga keamanan satwa, akhirnya biawak komodo tersebut diamankan warga dengan diikat menggunakan tali nilon.

Cari Pasangan Kawin, Seekor Komodo Malah Masuk ke Toilet Warga, Berhasil Dievakuasi BBKSDA
Tim BBKSDA NTT untuk POS-KUPANG.COM
Tim BBKSDA NTT bersama warga evakuasi seekor komodo di Kampung Tanjung, Desa Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. 

Cari Pasangan Kawin Seekor Komodo Malah Masuk ke Toilet Warga, Berhasil Dievakuasi BBKSDA

POS-KUPANG | KUPANG -- Kehadiran seekor biawak komodo (Varanus komodonesis Ouwens) di permukiman warga Kampung Tanjung, Desa Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, menggegerkan warga setempat.

Warga sempat mengahalau, namun komodo tersebut masuk ke bangunan toilet milik salah seorang warga. Atas inisiatif warga demi menjaga keamanan satwa, akhirnya biawak komodo tersebut diamankan warga dengan diikat menggunakan tali nilon.

Demikian laporan yang diterima POS-KUPANG.COM dari Balai Besar KSDA NTT melalui Bidang KSDA Wilayah II, Seksi Konservasi Wilayah III, Selasa (2/7/2019).

Bersama aparat Pemkab Manggarai Timur dan Yayasan Komodo Survival Program, petugas BBKSDA berjibaku menyelamatkan komodo tersebut.

60 Jemaat Ikut Jambore PAR VI Klasis Kupang Tengah di Bilamun

4 Idola Pria Kpop Ini Lahir pada Tahun 1995 dan Memiliki Visual Halus, Termasuk Jimin BTS

Deddy Corbuzier Masuk Agama Islam, Sudah Sunat? Ternyata Ini Faktanya! Pengakuan Gus Miftah

BBKSDA menyebut berdasarkan analisa perilaku, biawak komodo memasuki pemukiman warga karena sedang dalam proses penjelajahan untuk mencari pasangan saat musim kawin (Juni s/d Agustus).

Informasi awal keberadaan biawak komodo di kampung tersebut disampaikan oleh masyarakat dan diterima oleh petugas Resort KSDA Jumat (28/7/2019)sekitar pukul 15.00 WITA.

Petugas dari Bidang KSDA Wilayah II, SKW III segera bergegas menuju lokasi TKP pada koordinat S 08°19,703’ – E 120°42,895’.

Untuk menghindari keramaian warga, Petugas BBKSDA membawa ke tempat yg lebih aman di Pusat Informasi Komodo milik Sdr. Arsyad di Pota.

Selanjutnya petugas BBKSDA, didampingi Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga Kab. Manggarai Timur an. Sdr. Edi Kurniawan dan Wawan Siswanto, melakukan pengambilan data biometrik melalui pengukuran dan penandaan.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved