23 Tahun, Stefanus Apaut Mengabdi Sebagai PNS di Bagian Umum TTU

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas untuk melayani masyarakat pasti memiliki masa dimana mereka harus memasuki masa purna tugas.

23 Tahun, Stefanus Apaut Mengabdi Sebagai PNS di Bagian Umum TTU
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Stefanus Apaut saat memberikan kunci utama kepada Kepala Bagian Umum Setda TTU, Yoseph Tanu di Kantor Bupati setempat, Senin (1/7/2019). 

23 Tahun, Stefanus Apaut Mengabdi Sebagai PNS di Bagian Umum TTU 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas untuk melayani masyarakat pasti memiliki masa dimana mereka harus memasuki masa purna tugas.

Hal tersebut juga dialami oleh Stafenaus Apaut yang memperoleh masa purna tugasnya. Pria berusia 58 tahun itu harus mengakhir tugasnya sebagai abdi negara pada, Senin (1/7/2019).

Setelah masa pensiun, Stefanus harus menyerahkan kembali kunci pintu kunci utama kantor bupati kepada Kepala Bagian Umum Setda TTU, Yoseph Tanu, sebab setiap hari, Ia harus membuka pintu utama kantor tersebut.

Sebelum menyerahkan kunci, Stefanus menceritrakan, bahwa dirinya bertugas sebagai abdi negara selama 23 tahun sejak tahun 1996. Saat itu, ia menjalani masa tugas sebagai honorer dan mendapatkan pengangkatan pada tahun 2006.

Sejak bertugas tahun 1996, Stefanus menjalani tugasnya di bagian umum sampai sekarang. Tugasnya sehari-hari, membuka pintu utama di kantor bupati. Selain itu, ia juga harus memastikan persediaan air di kantor itu.

Tugas tambahan lain yang dilakukan oleh Stefanus sehari hari, ia harus membersihkan ruangan wakil bupati TTU seperti menyapu ruangan dan juga membersihkan ruangan itu.

21 Tim Berlaga di El Tari Cup 2019, Tiga Kabupaten Tidak Hadir

Cerita Anggota Satgas Betugas Selama Delapan Bulan di Perbatasan RI-RDTL

Wagub NTT Beri Apresiasi Tujuh Kabupaten yang Dapat WTP

ZODIAK Senin 1 Juli 2019: Ini Jodoh Kamu, Jangan Bersifat Suka Kaku dan Tegang

"Saya jadi pegawai honor tahun 1996, tahun 2006 pengangkatan, dan tugas saya dari honor sampai pengangkatan di bagian umum. Tugas saya, pastikan air di setiap ruangan, sapu, dan pel di ruangan wakil bupati," kata pria 58 tahun itu.

Pria yang lahir 2 Juni 1961 itu, mengatakan, setiap hari dirinya harus bangun pagi ke kantor untuk memastikan persediaan air. Setelah itu, ia harus membersihkan ruangan wakil bupati TTU.

"Saya bekerja dengan tulus untuk memastikan air, jangan sampai air tidak ada, jadi saya harus pagi ke kantor pada pukul 05:00. Membuka air disetiap ruangan," ungkap ayah dari Hironimus Apaut.

Stefanus mengatakan, prinsipnya dalam melaksanakan tugas yakni bekerja dengan tulus hati, sehingga semua pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan benar.

"Saya itu iklas menjalani tugas saya, jadi setiap hari saya sudah tau apa yang akan saya lakukan. Jadi kerjakan semua pekerjaan itu dengan baik," ucap suami dari Elisabeth Funan itu.

Ia berpesan kepada penggantinya, agar melaksanakan tugas dengan baik. Memastikan persediaan air, sebab jangan sampai tidak ada air untuk setiap ruangan.

ZODIAK Senin 1 Juli 2019: Ini Jodoh Kamu, Jangan Bersifat Suka Kaku dan Tegang

206 Orang Dilantik Jadi Anggota THS-THM di Kapela Kisol

"Saya harap siapa pun pengganti saya, ya harus bekerja dengan hati. Pastikan air semua ruangan ada supaya orang nyaman ketika berada di ruangan," katanya.

Pada kesempatan itu Stefanus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten TTU yang telah memberikan ruang dan waktu untuk mengabdi di kantor Bupati. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved