Kakek 92 Tahun Nikahi Nenek 79 Tahun, Begini Kisah Cinta Keduanya

Seorang Kakek 92 Tahun Nikahi Nenek 79 Tahun, Begini Kisah Cinta Keduanya

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Pasangan Suami-istri Kirman Mitro Wiyono (92) dan Sutinah (79) bersama Kasi Pelayanan Desa Bendung, Kecamatan Semin, Sukirno di Dusun Widoro Elor, Desa Bendung, Semin, Gunungkidul Jumat (28/6/2019) 

Seorang Kakek 92 Tahun Nikahi Nenek 79 Tahun, Begini Kisah Cinta Keduanya

POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Sebuah pernikahan menjadi perbincangan di media sosial. Pernikahan ini menjadi buah bibir karena pasangan yang menikah merupakan lansia.

Mereka adalah Kirman Mitro Wiyono (92), warga Dusun Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, yang menikahi Sutinah (79), warga Dusun Pencil, Desa Bendung, Semin.

Pasangan ini menikah pada Kamis (27/6/2019) pagi. Saat ditemui Kompas.com di rumah sederhana milik Mitro, pasangan lansia ini tampak beraktivitas seperti biasa.

Waspada! Tinggi Gelombang di Tiga Perairan Wilayah Sumba Hari Ini Berpotensi Hingga 3.5 Meter

Mitro sedang bersantai di ruang tamu sambil mengisap rokoknya. Sedangkan Sutinah memasak daging ayam yang dibelinya dari pasar.

Meski berusia lanjut, Mitro tampak sehat dan masih energik. Bahkan ingatannya pun tergolong masih baik. Pria yang sudah tiga kali menikah ini bercerita, sejak muda dirinya sudah mengenal Sutinah, karena memang sering melintas di sekitar rumahnya.

Kristoforus: Atlet Nagekeo Sudah Tampil Maksimal pada Ajang Popda NTT 2019

Namun, belum muncul rasa cinta kala itu. Lalu keduanya menikah dengan pilihan masing-masing di saat muda. Mitro menikah dua kali dengan Naruh dan Daliyem. Keduanya sudah meninggal empat tahun lalu.

Sedangkan Sutinah menikahi Kastoyo yang meninggal dua tahun yang lalu. Dari pernikahan terdahulu, keduanya tidak dikaruniai momongan, hanya saja Sutinah mengangkat seorang anak.

"Awal cinta itu beberapa waktu yang lalu, saat Sutinah membeli kayu bakar," kata pria yang berprofesi sebagai pengrajin kayu di rumahnya, Jumat (28/6/2019).

Cinta bermula dari kayu bakar Pekan lalu, Sutinah datang ke rumah Mitro untuk meminta kayu bakar. Janda tersebut menyuruh Mitro untuk ke rumahnya lantaran anak angkat Sutinah sedang tidak berada di rumah.

Lepas sholat Isya, Mitro yang sudah memiliki rasa dengan Sutinah kemudian pergi ke Padukuhan Pencil tempat Sutinah tinggal.

Singkat cerita, keduanya ditanya warga terkait hubungan keduanya. Tanpa berpikir lama-lama, keduanya mantap menikah.

"Saya tidak pernah mengucapkan cinta atau sayang, nanti malah seperti anak muda," ucapnya dalam bahasa Jawa.

Berbagai persiapan dilakukan dibantu oleh tokoh masyarakat setempat. Hingga pada akhirnya, Kamis, dilangsungkan ijab kabul di KUA Semin. Tetangga dan keluarga dari masing-masing mempelai menyaksikan prosesi pernikahan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved