DPRD NTT Desak Pemprof NTT Telusuri Dugaan Penjiplakan Motif Sumba

DPRD NTT mendesak dan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar menelusuri dugaan penjiplakan motif Sumba

DPRD NTT Desak Pemprof NTT Telusuri Dugaan Penjiplakan Motif Sumba
POS KUPANG/GERADUS MANYELA
Ibu-ibu yang datang dari Jakarta dan kota-kota lainnya memburu kain Sumba dan aksesirisnya di areal peresmian Museum Tenun Ikat Atma Hondu, Rabu (29/8/2018) pagi.

DPRD NTT Desak Pemprof NTT Telusuri Dugaan Penjiplakan Motif Sumba 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Menanggapi munculnya polemik motif Sumba yang kini menjadi perdebatan media sosial yang telah menjadi tren motif Jepara, DPRD NTT mendesak dan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar segera berkoordinasi dengan 4 kabupaten se-daratan Sumba untuk melakukan langkah kongkrit dalam membangun komunikasi dan koordinasi.

Upaya itu dilakukan demi mempertahankan tenun ikat Sumba dari upaya plagiat motif daerah.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD NTT, Yunus Takandewa kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (30/6/2019).
Yunus menyampaikan hal ini menanggapi viralnya motif Jepara yang mirip dengan motif Sumba .

Motif gajah pada kain pahikung yang telah berusia di 30-an tahun. Harga kain ini jikalau dijual oleh para pelaku bisnis bisa mencapai Rp 20 juta. Selasa (21/3/2017)
Motif gajah pada kain pahikung yang telah berusia di 30-an tahun. Harga kain ini jikalau dijual oleh para pelaku bisnis bisa mencapai Rp 20 juta. Selasa (21/3/2017) (POS KUPANG/JOHN TAENA)

Ini Desakan DPRD NTT Terkait Motif Sumba yang Dijiplak

Kenapa Harga Kain Sumba Mahal? Ini Penjelasan Bupati Gidion

Menurut Yunus, DPRD NTT meminta Pemprov harus berkoordinasi dengan empat daerah di Sumba guna mempertahankan motif Sumba.

"Kita minta Pemprov segera melakukan koordinasi dan upaya langsung ke Jepara untuk menelusuri lebih komprehensif motif Jepara tersebut yang ditengarai mirip motif Sumba," kata Yunus.
Dijelaskan, penelusuran itu untuk melakukan langkah selanjutnya sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Seorang ibu sedang menenun kain Sumba
Seorang ibu sedang menenun kain Sumba (POS KUPANG/JHON TAENA)

"Kita juga minta Pemprov segera perjuangkan hak paten semua motif hasil tenun ikat NTT guna memperkuat kelestarian, keaslian dan nilai budaya NTT," katanya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved