Kapolri Tak Perlu Ada Mobilisasi Massa Jelang Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih, Ini Harapannya

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali mengimbau masyarakat agar tidak ada mobilisasi massa saat rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih yang

Kapolri Tak Perlu Ada Mobilisasi Massa Jelang Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih, Ini Harapannya
KOMPAS.com/Devina Halim
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat ditemui di ruang Rupatama Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019). 

POS KUPANG.COM -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali mengimbau masyarakat agar tidak ada mobilisasi massa saat rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (30/7/2019).

Tito mengatakan bahwa mobilisasi massa berpotensi ditunggangi pihak ketiga yang diduga ingin membuat kekacauan.

"Saya mengimbau masyarakat untuk tidak perlu lakukan mobilisasi massa kembali, karena mobilisasi massa itu rawan nanti pihak ketiga mendompleng," ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Pelatih Maung Bandung Robert Alberts ke Malaysia, Ini Dilakukan Persib Persiapan vs Bhayangkara FC

Ia berkaca pada peristiwa kerusuhan 21-22 Mei saat aksi menolak hasil Pilpres 2019 di area sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat.

Tito menuturkan, aksi tersebut berjalan damai namun disusupi oleh pihak ketiga yang kemudian berakhir ricuh.

Selain itu, mobilisasi juga dinilai tidak perlu mengingat rapat pleno penetapan tersebut dapat disaksikan melalui media massa.

"Kita cukup menyaksikan saya kira dari rumah masing-masing, dari gadgetmasing-masing, bisa online, live streaming, segala macem, tanpa perlu mobilisasi," ujarnya.

Menyamar Anggota Marinir TNI AL, Pria Ini Aksi Tipu lalu Tiduri 16 Wanita Bersuami, Ini Oknumnya

 

Namun, Tito menegaskan bahwa polisi akan bertindak tegas jika terjadi tindakan melanggar hukum. Penindakan akan melakukan pendekatan persuasif dan secara terukur.

Untuk mengantisipasi, Polri-TNI telah menyiagakan 45.000 personel gabungan. Mereka juga telah menyiapkan rencana pengamanan di Gedung KPU maupun terhadap para komisionernya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolri: Jelang Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih, Tak Perlu Ada Mobilisasi Massa", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/29/06310071/kapolri--jelang-penetapan-presiden-dan-wapres-terpilih-tak-perlu-ada.

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved