Dinkes Ende Gelar Kampanye Revolusi Hijau

manfaat positif bagi semua pemangku kepentingan dan pemerhati serta pelaku kesehatan di Kabupaten Ende.

Dinkes Ende Gelar Kampanye Revolusi Hijau
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, Drg Munafatma Sedang Membawakan Materi 

Dinkes Ende Gelar Kampanye Revolusi Hijau

POS-KUPANG.COM|ENDE---Dinas Kesehatan Kabupaten Ende menggelar kampanye dan Introduksi Revolusii Hijau dengan Pemanfaatan Pekarangan Dalam Rangka Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Ende Tahun 2019, Jumat siang (28/6/2019) di Aula Wisma Emaus Ende.

Kegiatan itu dibuka oleh Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad .

Bupati Ende dalam sambutannya mengatakan pihaknya mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat positif bagi semua pemangku kepentingan dan pemerhati serta pelaku kesehatan di Kabupaten Ende.

Tujuannya, membangun komitmen bersama untuk bergerak bersama dan bekerja lebih cepat dalam upaya menigkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama menurunkan angka stunting di wilayah kabupaten Ende.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahwa saat ini, Pemerintah Propinsi NTT melalui program Revolusi Hijau Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, melalui pengembangan kelor dan menjadikan kelor sebagai komoditi unggulan lokal dalam mengatasi masalah gizi dan stunting,” ujarnya.

VIDEO: Anak-Anak Panti Asuhan Eugene Schmitz Lembata Bikin Kapolres dan Ibu Bhayangkari Terharu

Tahun Ini, Pemerintah Kabupatebn TTU Kelola 185 Ini Proyek Strategis

3 Telur AYam Kampung Dipakai Pria ini Nikahi Pacarnya untuk Mas Kawin, Begini Fakta Mistis

3 Kali Semingu, Madura United vs PSM Makassar saling Bentrok, Ini Ajangnya

Dikatakan penyakit stunting memiliki dampak yang sangat buruk yaitu selain bentuk tubuh anak yang pendek, perkembangan otak anak stunting menurun sebanyak 30 persen dari anak yang normal.

Mengingat bahaya stunting begitu berdampak besar pada pertumbuhan anak, maka perlu ada penanganan serius dengan memberikan asupan gizi pada ibu hamil dan balita serta menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Oleh karena itu diharapkan dukungan dari dinas kesehatan untuk bisa mendata secara akurat terkait mengenai jumlah penderita stunting di wilayah kita untuk bisa diambil langkah-langkah penanganannya.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved