Raih WTP BPK Bukan Jaminan Kabupaten Sikka Bebas Korupsi

Pengajar Fakultas Hukum Ubaya Jawa Timur, Marianus Gaharpung, SH,M.Si mengatakan,Opini WTP tidak menjamin Kabupaten Sikka bebas korupsi

Raih WTP BPK Bukan  Jaminan  Kabupaten Sikka Bebas  Korupsi
DOK Pribadi
Marianus Gaharpung-2 

Raih WTP BPK Bukan  Jaminan  Kabupaten Sikka Bebas  Korupsi

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Laporan   hasil  pemeriksaan  (LHP) Badan  Pemeriksa Keuangan   (BPK) RI Perwakilan NTT  memberikan  opini audit   Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  terhadap laporan keuangan  Pemda   Sikka 2018.  Opini  WTP tidak  menjamin tidak  ada kasus  korupsi.    

“Opini   WTP  menjadi idaman setiap pengelola keuangan negara. Pejabat kementerian, lembaga negara dan pemerintah daerah berlomba-lomba  memperoleh opini  WTP.  Opini  ini  salah satu tolak ukur keberhasilan tata kelola   pemerintah yang  baik,” kata pengajar  Fakultas Hukum Universitas  Surabaya   (Ubaya) Jawa Timur, Marianus Gaharpung,  S,H, M,Si, menghubungi  POS-KUPANG.COM, Jumat (28/6/2019)  di Maumere.

Di beberapa entitas memperoleh  opini WTP, kata  Marianus, pejabatnya malah tersangkut korupsi.  Ia mencontohkan Kementerian Agama mendapat WTP belakangan ditemukan korupsi.  Di Provinsi Sumatera Utara mendapat WTP, tapi Gubernur terlibat korupsi. Kondisi  serupa   terjadi  di  beberapa entitas pemerintah.

Ayo Indonesia dan Pegiat Kopi Gelar Semi Loka Penguatan Petani dan Jaringan Kopi Manggarai

Warga Silawan-Belu Mulai Kekurangan Air Bersih

Menurut Marianus, masyarakat tak mendapat penjelasan yang benar mengenai opini BPK.  Mereka menyangka jika WTP tidak   ditemukan tindakan  pidana korupsi.

“Kalau   ada korupsi maka auditnya pasti salah. Pandangan ini dari sudut ilmu audit tidak tepat. Opini WTP bukan untuk memberikan jaminan tidak ada korupsi,”  tegas Marianus.

Ia  mengajak  masyarakat Sikka menyadari opini WTP hanya penilaian atas kewajaran laporan keuangan yang dihasilkan dari pemeriksaan keuangan, bukan jaminan tidak ada korupsi. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved