Pelaku Tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk, Ini Alasannya

Pelaku tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk, Ini Alasannya

Pelaku Tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk, Ini Alasannya
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Sepeda motor pelaku dugaan tindak pidana penipuan di Mapolsek Sawit, Boyolali, Jawa Tengah. 

Pelaku tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk, Ini Alasannya

POS-KUPANG.COM | SOLO - Kepolisian Sektor (Polsek) Sawit, Boyolali, Jawa Tengah menutup kasus dugaan tindak pidana penipuan karena pelaku Ernu Tri Sasongko (61), warga Dukuh Jetisan, RT 002, RW 004, Desa Jamus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah tewas setelah kejadian.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami adalah tersangka ini seorang diri. Sehingga tidak ada tersangka lain. Secara otomatis tersangka meninggal dunia, selesai. Kita tutup," kata Kanit Reskrim Polsek Sawit Ipda Lanjar, Jumat (28/6/2019).

Pasca Putusan MK, Prabowo Minta kepada Pendukungnya tidak Berkecil Hati dan Tetap Tegar

Sebelum tewas, pelaku hendak membersihkan diri ke sungai. Namun, tiba-tiba pelaku terjatuh dan tewas seketika. "Almarhum kita bawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali," ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan oleh dr Ahmad di RSUD Pandan Arang Boyolali, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh pelaku.

"Keluarganya (almarhum) yaitu anak kandungnya nomor tiga dan keponakannya datang ke Polsek, mereka kami ajak ke rumah sakit untuk melihat kondisi tersangka," terangnya.

LHP BPK 2018 Tak Ada Temukan Tunjangan Transportasi dan Komunikasi DPRD Sikka

Lanjar bertanya kepada keluarga pelaku untuk mengungkap kematiannya. Sebab, dari hasil pemeriksaan rumah sakit tidak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh pelaku.

Menurut keterangan keluarga, terang Lanjar, pelaku semasa hidup memiliki riwayat penyakit jantung. Lanjar kembali bertanya kepada keluarga pelaku sebelum tewas apakah menderita sakit.

"Anaknya cerita dua hari sebelum kejadian, almarhum sakit. Almarhum juga pernah berurusan dengan polisi dengan kasus yang sama penipuan," tuturnya.

Seperti diberitakan, Mbah Klumpuk, warga Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, mengaku aksinya mengejar pelaku yang mencoba membawa kabur cincin emasnya tersebut merupakan spontanitas.

Nenek 72 tahun tak mempedulikan keselamatan dirinya. Yang dipikirkan Mbah Klumpluk adalah ia dapat merebut kembali cincin emas yang dibawa pelaku Ernu Tri Sasongko (61), warga Dukuh Jetisan, RT 002, RW 004, Desa Jamus, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

"Saya spontan gondeli (berpegangan) besi belakang sepeda motor dia. Saya inisiatif sendiri. Awalnya sempat takut, tapi ya sudah yang penting cincin saya kembali," cerita Mbah Klumpuk. (Kompas.com/Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku Tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved