Kuota Perumahan FLPP Sudah Habis

Kuota untuk perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di seluruh Indonesia sudah habis.

Kuota Perumahan FLPP Sudah Habis
(ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah )
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/1/2019). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan rumah tahun 2019 ini mencapai angka 1,25 juta unit. Jumlah itu meningkat dari capaian program Satu Juta Rumah pada tahun 2018 yang mencapai 1.132.621 unit. 

Kuota Perumahan FLPP Sudah Habis

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Kuota untuk perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di seluruh Indonesia sudah habis.

Begitu juga yang dicadangkan pemerintah pun sudah habis di pertengahan tahun.

Oleh karena itu DPP REI meminta Kementerian PUPR untuk penambahan kuota. Maka dari itu dalam waktu dekat Dirjen PUPR, DPP REI dan beberapa asosiasi pengembang akan bertemu presiden untuk kuota FLPP yang sudah habis.

Pemda Ende Dinilai Buruk Dalam Pengelolaan Aset Daerah

Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (28/6/2019), mengatakan di NTT perumahan yang dibangun 3.500 unit dan yang FLPP 2.750 unit.

"Kalau di NTT FLPP-nya belum habis. Tapi secara nasional sudah habis terutama di Jawa dan Sulawesi," ujarnya.
Meskipun kuota FLPP di NTT belum habis, kata Bobby, tetap diajukan 750 unit.

Diakuinya, penyerapan rumah di NTT FLPP-nya agak lambat. Namun seperti di Jawa atau Sulawesi penyerapannya besar sekali.

Warga Silawan-Belu Mulai Kekurangan Air Bersih

"Kita terkendala mahalnya BPHTB. Namun dengan adanya persetujuan pemerintah akan mengurangi BPHTN dan lain-lain maka akan menstimulan orang untuk membeli rumah dan pasti akan meningkat," ujarnya.(*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved