TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, merasa heran dengan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Massa pengunjuk rasa berkumpul di Jalan Medan Merdeka Barat sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Mereka melakukan aksi unjuk rasa untuk mengawal sidang gugatan sengketa pemilihan presiden yang diajukan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, merasa heran dengan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang masih berdemonstrasi.

Sebab, Prabowo telah melarang pendukungnya untuk berdemonstrasi sepanjang sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi ( MK) berlangsung.

Karena itu, ia menduga pendukung Prabowo yang masih berdemonstrasi hanya mencari panggung politik.

"Bisa jadi mereka masih pendukung yang memang sejak awal ikut numpang. Agar punya panggung dan momentum politik," ujar Karding saat dihubungi, Rabu (26/6/2019).

Ia menambahkan, bisa jadi pula, mereka yang masih berdemonstrasi masih belum puas atas kekalahan perolehan suara Prabowo-Sandi.

Karena itu mereka tetap berdemonstrasi meskipun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi telah melarangnya.

Ria Ricis Dihujat Netizen Karena Mengaku Suka Kpop! Gara- gara Salah Lagu

Sidang Putusan Hari ini, Jika MK Tolak Permohonan Prabowo,3 Hari Lagi KPU Tetapkan Presiden Terpilih

Anak 2 Tahun Jadi Korban, Sang Ayah Ngamuk Saat Dengar Istrinya Banyaknya Utang

Arti Nama Panggung Para Idol Kpop, Ada D.O EXO, Irene Red Velvet hingga J-Hope BTS

Namun, Karding mengatakan, yang perlu diwaspadai ialah mereka yang berdemonstrasi dengan tujuan untuk menciptakan rasa tak aman di tengah masyarakat.

Karding mengatakan hal tersebut bisa memicu trauma masyarakat atas kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu.

Karena itu, ia meminta para pendukung Prabowo-Sandi mematuhi instruksi capres mereka untuk tak menggelar demonstrasi, terutama saat pembacaan putusan perkara.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved