Maman Imanulhaq: Jika Jokowi-Ma'ruf Menang, 1.800 Relawan Siap Kumpul di Jakarta

Kata Maman Imanulhaq: Jika Jokowi-Maruf Menang, 1.800 Relawan Siap Kumpul di Jakarta

Maman Imanulhaq: Jika Jokowi-Ma'ruf Menang, 1.800 Relawan Siap Kumpul di Jakarta
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional ( TKN), Maman Imanulhaq, di kantor Amnesty International, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019). 

Kata Maman Imanulhaq: Jika Jokowi-Maruf Menang, 1.800 Relawan Siap Kumpul di Jakarta

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq, mengimbau seluruh relawan menunggu keputusan MK soal sengketa Pemilu Presiden 2019 hingga Jumat, 28 Juni 2019.

Meski demikian, Maman mengaku optimistis pasangan Jokowi-Ma'ruf akan menang. Sedangkan Prabowo-Sandi akan berlapang dada menerima kemenangan Jokowi seperti pada 2014.

Kakanwil Kemenkumham NTT Lantik Enam PPNS

Jika keyakinannya Jokowi-Ma'ruf menang, para relawan sudah siap berkumpul di Jakarta untuk menggelar syukuran.

"Nah, pasca-keputusan MK, (rencananya) 1.800 orang relawan akan berkumpul melakukan syukuran, dan akan dihadiri oleh Pak Jokowi. Tempatnya kemungkinan kalau enggak di Ancol, di Kuningan," ujar Maman, di Bandung, Kamis (27/6/2019).

Jefri Riwu Kore Tolak Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Ini Alasannya

Sebagai koordinator relawan, ia akan berkeliling ke beberapa tempat bertemu dengan relawan lainnya sampai pelantikan presiden-wakil presiden digelar 20 Oktober 2019.

Bukan hanya seusai pelantikan, hingga masa kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf berakhir nanti pun para relawan akan mengawal kebijakan presiden terpilih. Sebab ada dua tugas relawan, di antaranya menjadi garda depan untuk rekonsiliasi nasional.

Apalagi di Jabar, jumlah pendukung Jokowi-Ma'ruf masih di bawah Prabowo-Sandi. Maman menilai, rekonsiliasi nasional sangatlah penting.

Sebab, jika MK memutuskan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden-wakil presiden terpilih, secara substansial Jokowi bukan sekadar presiden bagi para pendukungnya, tetapi juga presiden Republik Indonesia.

"Tidak ada kampret, tidak ada cebong, yang ada hanyalah Indonesia," tegas Maman.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved