Kakanwil Kemenag NTT, Asesmen Langkah Strategis Memperkuat Kapasitas Organisasi

Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, Asesmen Langkah Strategis Memperkuat Kapasitas organisasi

Kakanwil Kemenag NTT, Asesmen Langkah Strategis Memperkuat Kapasitas Organisasi
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Kakanwil Kemenag NTT, Drs. Sarman Marselinus menyampaikan arahan dalam kegiatan Asesmen Jabatan Pengawas, Kamis (27/6/2019) 

Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, Asesmen Langkah Strategis Memperkuat Kapasitas organisasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kakanwil Kemenag NTT, Sarman Marselinus menegaskan asesmen merupakan langkah strategis memperkuat organisasi.

Hal itu dikatakan Sarman ketika memberikan arahan pada pembukaan kegiatan Asesmen Kompetensi Jabatan Pengawas Kanwil Kementerian Agama NTT, Kamis (27/6/2019) di Aula Asrama Haji Kupang.

80 Paket Proyek di TTU Sedang Ditenderkan

Kakanwil Sarman menjelaskan birokrasi diciptakan untuk menjawabi dan melayani kebutuhan publik . Karena itu dibutuhkan ketersediaan sumber daya manusia yang profesional.

Dalam penyelenggaraannya, birokrasi harus menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat ditempuh melalui berbagai bentuk pendidikan dan pelatihan. Tujuannya agar organisasi semakin efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pengumuman Korlap, Esok Massa Aksi MK Berencana Datangi Komnas HAM dan DPR RI

Menurut Sarman, ditengah tuntutan pelayanan yang memuaskan, organisasi mesti meresponnya dengan mereformasi system sehingga dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu, asesmen adalah langkah strategis dalam memperkuat kapasitas organisasi.

"Sama halnya proses regenerasi yang terjadi secara alamiah. Yang lebih dulu akan berlalu dan yang kemudian akan tampil, demikian juga terjadi di dunia birokrasi. Seleksi dilakukan secara profesional dalam rangka menjamin pengisian jabatan secara tepat yang dilakukan melalui mekanisme yang berlaku.," kata Sarman.

"Asesmen ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi sejumlah jabatan pengawas yang lowong. Asesmen dilakukan untuk mengukur sejauh mana kesesuaian antara kemampuan SDM dengan persyaratan jabatan. Dengan demikian dari hasil ini juga dapat membantu pengenalan kemampuan diri masing-masing sehingga dipacu untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kemampuan diri," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag NTT, Hasan Manuk melalui Kasubag Ortala dan Kepegawaian, Fransiskus Adi menyampaikan, di lingkungan Kanwil Kementerian Agama NTT, kegiatan asesmen telah dilaksanakan sebanyak 11 kali.

"Asesmen ini diikuti 50 peserta dari Kanwil dan kementerian Agama Kabupaten Kota di NTT, metode yang digunakan adalah test tertulis, psikometri, analisis kasus, Diskusi Kelompok, wawancara berbasis teknis dan praktek. Sedangkan kompetensi yang diuji meliputi kompetensi sosial cultural, managerial dan teknis pengetahuan," kata Frans Adi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved