Dinas Koperindag Lembata Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi, Ini Tujuannya

Sehingga koperasi dapat sungguh bermanfaat bagi peningkatan kemampuan ekonomi anggota koperasi.

Dinas Koperindag Lembata Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi, Ini Tujuannya
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Guna memperkuat ketahanan koperasi ini, Dinas Koperasi, Perdagangan, UKM dan Perindustrian atau Koperindag Kabupaten Lembata memberikan Diklat Manajemen Keuangan Koperasi Angkatan Kedua tahun 2019 di Aula Don Bosko, Lewoleba, Rabu (27/6/2019) 

Dinas Koperindag Lembata Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi Untuk Ketahanan Eksistensi Koperasi

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian Indonesia. Koperasi sebagai salah satu pilar utama dalam sistem prekonomian Indonesia. Untuk itu sistem pengawasan keuangan koperasi sangat perlu dilakukan demi keberlangsungan dan kelancaran koperasi ke depannya.

Guna memperkuat ketahanan koperasi ini, Dinas Koperasi, Perdagangan, UKM dan Perindustrian atau Koperindag Kabupaten Lembata memberikan Diklat Manajemen Keuangan Koperasi Angkatan Kedua tahun 2019.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai hari Selasa (25/06/2019) hingga hari Kamis (27/06/2019) di Aula Don Bosco Lewoleba dan diikuti oleh 35 orang utusan pengurus dari 17 koperasi sebagai kabupaten Lembata.

Pembukaan Diklat Manajemen Keuangan Koperasi Angkatan Kedua tahun 2019 ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Lembata Gabriel Bala Warat.

Syarief Abdurachman, Atlet Kempo Sumba Timur Rebut Emas di Kejuaran POPDA IV NTT

RAMALAN ZODIAK HARI INI Kamis 27 Juni 2019 Taurus Siap Jawab Tantangan, Rahasia Leo Terbongkar

Cinta Beda Budaya, Libanon dan Italia, Simona dan Mustapha, Dulu Tantangan, Kini Bahagia

Bupati Korinus Yakini Revolusi Peternakan dan Swasembada Daging Sukses

Gabriel mengatakan, ke depan diharapkan koperasi dapat fokus dalam pengembangan sektor riil bagi anggota koperasi dan juga koperasi itu. Sehingga koperasi dapat sungguh bermanfaat bagi peningkatan kemampuan ekonomi anggota koperasi.

Pengawasan koperasi baik sistem dan tata cara pengelolaan Koperasi tidak hanya dilakukan oleh pengawas atau pengurus koperasi saja, melainkan juga bisa dilakukan oleh anggota koperasi guna mencegah terjadinya penyelewengan yang berdampak pada kehancuran koperasi itu sendiri.

"Tidak hanya sebagai pelaporan tentang kondisi koperasi tapi juga sebagai ajang pengawasan terutama penyampaian usulan dan masukan dari anggota terkait kebijakan memajukan koperasi. Bahkan saran terkait inovasi usaha juga sangat penting di era milineal saat ini demi kemajuan koperasi itu sendiri," imbuh Kadis Koperindag Bala Warat.

Ketua panitia pelaksana Diklat Manajemen keuangan Koperasi Yoanis Lalang, mengatakan penyelenggaran kegiatan ini merupakan salah satu program dari peningkatan kualitas kelembagaan koperasi yang sangat penting untuk langkah peningkatan SDM pengurus Koperasi. Terutama dalam pengelolaan laporan keuangan koperasi yang akuntabel, serta untuk melakukan pembinaan kepada anggota untuk mengetahui juga bagaimana pengelolaan koperasi secara baik.

Sellha Penyapu Jalan Jakarta yang Viral Karena Cantik Ditabrak Sepeda Motor Lawan Arah Saat Bertugas

Ditakdirkan Berjodoh, Ini 4 Pasangan Zodiak yang Paling Cocok Satu Sama Lain! Bagaimana dengan Kamu?

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini Ditangani 15 Dokter, Begini Kondisinya

“Koperasi sebagai badan usaha, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan, sehingga tingkat kesenjangan atau ketimpangan ekonomi dapat dikurangi”, ujarnya.

Dalam pelatihan ini, Dinas Koperindag Lembata menghadirkan pembicara di antaranya Kadis Koperindag Lembata Gabriel Bala Warat dengan Materi Strategi dan Kebijakan Pemerintah dalam Pembinaan Perkoperasiaan, Kabid Koperasi Yoanis Lalang, ST dengan Materi UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasiaan oleh Kabid Koperasi, Ketua Lapenkop Lembata Elisabet Loka dengan Materi Organisasi Koperasi dan Prinsip-Prinsip Koperasi Pius Payong dengan Materi Laporan Keuangan, Neraca Lajur, SHU dan Laporan Perubahan Modal.

Tujuan diklat untuk meningkatkan kapasitas koperasi dan juga pengurus/pengelola koperasi terutama dalam pengelolaan keuangan koperasi sehingga koperasi menjadi sehat, kuat dan berdaya saing.

Diharapkan peserta pelatihan ini mampu menyerap materi yang disampaikan oleh pemnicara dan mampu diimplementasikan pada koperasi masing-masing.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved