BREAKING NEWS: Bupati Sikka Diperiksa Kejaksaan Agung RI

Bupati Sikka Ir Fransiskus Robertus Diogo atau yang disapa Robi Idong menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indo

POS-KUPANG.COM/ RYAN NONG
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robi Iding usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi NTT Kupang pada Kamis (2762019). 

Pada saat pemeriksaan, Bupati didampingi tiga staf dari Pemkab Sikka. Ini merupakan pemeriksaan  pertama yang dilakukan pihak Kejaksaan Agung RI terhadap para pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan Mark up tunjangan Transportasi dan Perumahan bagi anggota DPRD Sikka dalam APBD 2018.

BREAKING NEWS: Lagi, Dua Siswi SMA di Kota Kupang Dicabuli

Dari dugaan ini, diperkirakan telah menimbulkan kerugian keuangan daerah dalam APBD sebesar Rp 1.632.000.000 karena diketahui  ada indikasi Mark up dengan menaikan sebesar Rp 10 juta untuk masing masing tunjangan. (*)

DPRD Sikka Kembalikan Tunjangan Perumahan dan Transportasi Rp 3,4 Miliar

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pemberian tunjangan perumahan dan transportasi kepada 35 anggota DPRD Sikka selama tahun 2018 diduga bermasalah.

Para wakil rakyat itu harus mengembalikan kelebihan pembayaran Rp 3,4 miliar.

APBD Sikka 2018 segera diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK), sehingga bisa diketahui ada temuan atau tidak.

Bila merupakan temuan akan ditindaklanjuti.

Menurut kesepatakan pemerintah dengan penegak hukum, jika ada temuan diberi batas 60 hari mengembalikannya.

Bila dalam tempo 60 hari tidak mampu mengembalikan, kasusnya diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk diproses hukum.

"Kalau tidak dikembalikan maka kami serahkan kepada penyidik untuk diproses hukum. Jumlah uang yang dikembalikan mencapai Rp 3,4 miliar," kata Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Senin (4/2/2019) di Maumere.

Halaman
1234
Penulis: Ryan Nong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved